271 Perwira Transportasi Laut Dilantik, 2 Diantaranya Raih Lulusan Terbaik

271 perwira transportasi laut merayakan kelulusannya dari Poltekpel Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

271 perwira transportasi laut merayakan kelulusannya dari Poltekpel Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Lembaga Pendidikan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya melantik 271 Perwira Transportasi Laut angkatan ke-38 tahun 2018, Sabtu (12/5). Perwira Transportasi ini dlantik karena telah menyelesaikan study ilmu kepelautan.

Dari 271 perwira yang dilantik, Program Diploma III melantik sebanyak 212 orang yang terdiri dari jurusan Nautika sebanyak 102 orang dan jurusan Teknika sebanyak 110 orang. Untuk Program Diploma III Pembentukan, melantik 23 orang yang terdiri dari jurusan Nautika 7 orang dan jurusan Teknika sebanyak 16 orang, sedangkan Program Diploma IV Pembentukan melantik 36 orang perwira transportasi laut yang terdiri dari jurusan Nautika sebanyak 18 orang dan jurusan Teknika sebanyak 18 orang.

Menanggapi pentikan 271 Perwira Transportasi Laut di Poltekpel Surabaya ini, Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Ir Umiyatun Hayati Tri Astuti M.Sc dalam sambutannya menyatakan pelantikan ini merupakan titik awal perjalanan panjang pengabdian para lulusan bagi bangsa dan negara khususnya di sektor maritim.

“Ke 271 wisudawan perwira transportasi laut ini merupakan generasi penerus yang akan mengabdikan dirinya kepada negara sebagai pengawal maritim Indonesia, dan akan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” terangnya, Sabtu (12/5/2018).

Dengan dilantiknya para perwira transportasi laut ini, lanjut Umiyatun, diharapkan supaya pendidikan vokasi semakin maju seperti yang diamanahkan Menteri Perhubungan, mengingat Indonesia adalah negara maritim.

“Kita ini bersaing di era global. Jadi apa yang kita hasilkan diharapkan benar-benar bisa diterima pasar. Bukan hanya ditingkat nasional tetapi hingga ditingkat global. Dan karena kita negara maritim, tentu pelayaran menjadi prioritas,” terang Umiyatun.

Masih menurut Umiyatun, sangat diperlukan adanya kerjasama dengan semua pihak dalam membangun lapangan kerja bagi para lulusan. Ini pula yang dilakukan Poltekpel Surabaya, menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan pelayaran nasional maupun asing.

“Kedepannya, Poltekpel Surabaya akan terus melakukan improving untuk menyesuaikan dengan tantangan jaman. Sekarang ini era-nya digitalisasi dan internet, tentunya sangat dimungkinkan adanya pendidikan vokasi melalui pembelajaran jarak jauh,“ ungkap Umiyatun.

Sehingga, lanjut Umiyatun, beberapa perwira pelaut kita yang masih ingin belajar tetapi tetap bekerja, bisa melakukannya dengan metode e-learning. Itu satu hal yang menjadi tantangan kedepan sesuai arahan Menhub.

Pada kesempatan ini, Umiyatun juga menjelaskan tentang adanya penandatanganan kerja sama dengan perusahaan pelayaran dari Singapura, Hong Lam yang meminta delapan orang taruna lulusan Poltekpel Surabaya.

Sementara itu, Direktur Poltekpel Surabaya, Capt. Heru Susanto, MM menjelaskan bahwa untuk memberikan kesempatan para lulusan supaya bisa mendapatkan pekerjaan, Poltekpel Surabaya terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai perusahaan dan instansi yang bisa menampung para lulusan Poltekpel Surabaya.

“Saat ini, ada delapan perusahaan yang sudah kerjasama dengan Poltekpel, salah satunya Hanjin, mulai dari praktik laut (prala) hingga nantinya setelah lulus, para lulusan ini dapat bekerja di perusahaan tersebut,” ungkap Heru.

Heru juga menambahkan, hingga saat ini, sekitar 15 persen lulusan Poltekpel Surabaya dari semua jurusan langsung mendapat pekerjaan. Targetnya, penempatan kerja ini bisa meningkat hingga 60 persen.

Dalam pelantikan 271 Perwira Transportasi Laut angkatan ke-38 tahun 2018 ini, Poltekpel Surabaya juga memberikan penghargaan pada 2 orang lulusan terbaiknya. Lulusan terbaik yang mendapat penghargaan itu Taruni Daris Zumrodah Amalia dengan IPK 3.45, serta Taruna Rastra Wahyudityana dengan IPK 3.56. (pay)