Bos PT Citra Gading Asritama Dikenal Sebagai Sosok Yang Santun Dan Dermawan

kantor PT. Citra Gading Asritama yang beralamat di Jalan Gayung Kebonsari Manunggal Surabaya.

kantor PT. Citra Gading Asritama yang beralamat di Jalan Gayung Kebonsari Manunggal Surabaya.

SURABAYA (surabayaupdate) – Penangkapan Ichsan Suaidi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu meninggalkan kesan tersendiri bagi warga Gayung Kebonsari Manunggal dan seluruh karyawan PT. Citra Gading Asritama (CGA).

Oleh warga sekitar Gayung Kebonsari Manunggal, Ichsan Suaidi sudah tidak asing. Direktur sekaligus pemilik PT. CGA ini dikenal sebagai sosok yang ramah, santun dan sangat dermawan.

Lukman, salah satu warga sekitar mengatakan, sejak mendirikan perusahaannya di Jalan Gayung Kebonsari Manunggal A7 Surabaya tahun 2002, Ichsan Suaidi cukup akrab dengan warga sekitar walaupun jarang berkumpul dengan warga.

“Pak Ichsan ini sangat peduli dengan lingkungan Gayung Kebonsari Manunggal. Tidak sedikit sumbangan yang diberikan Ichsan Suaidi bagi pembangunan kampung Gayung Kebonsari Manunggal, “ ujar Lukman.

Beberapa bentuk sumbangan Ichsan Suaidi yang hingga saat ini dirasakan warga Gayung Kebonsari Manunggal, lanjut Lukman, adalah pembangunan jalan di samping PT. CGA. Jalan ini atas prakarsa Ichsan Suaidi. Pembangunan itu meliputi pembangunan paving jalan hingga pembuatan sanitasi airnya.

Selain terkenal sangat dermawan, Lukman mengatakan bahwa sosok Ichsan Suaidi juga sangat ramah dengan warga sekitar. Jika datang berkunjung ke kantornya di Jalan Gayung Kebonsari Manunggal, setiap bertemu dengan warga, Ichsan selalu menyapa.

Ichsan Suaidi juga terkenal sangat baik dengan karyawannya. Kendati sangat jarang berada di kantornya, Ichsan Suaidi sangat peduli akan kesejahteraan karyawan-karyawannya. Hal ini diungkapkan salah satu karyawannya yang sudah bekerja di PT.CGA selama 11 tahun.

Pria yang tidak mau disebutkan namanya ini menuturkan, tertangkapnya Ichsan Suaidi atas dugaan kasus suap sangat mengagetkan seluruh karyawan PT. CGA. Mereka baru mengetahuinya dari tayangan di televisi bahwa Ichsan Suaidi tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

Selain kaget mendengar tertangkapnya Ichsan Suaidi ini, karyawan PT. CGA ini menduga bahwa Ichsan Suaidi adalah korban politik. Sebab, banyak proyek-proyek konstruksi yang dikerjakan PT. CGA adalah proyek milik pemerintah. Oleh karena itu, tertangkapnya Ichsan Suaidi itu karena sedang sial.

Informasi lain yang berhasil digali menyebutkan, Ichsan Suaidi selain memiliki PT. CGA yang beralamat di Jalan Gayung Kebonsari Manunggal, juga memiliki beberapa perusahaan lain dan sebuah klinik kesehatan yang berada di daerah Waru Sidoarjo. Ichsan Suaidi juga mempunyai perusahaan property yang berada di Malang.

Sejak menikah dan mempunyai anak, pria asal Wonogiri, Jawa Tengah ini memilih menetap di Surabaya dan tinggal bersama istri dan 3 orang anak laki-lakinya. Sebagai pengusaha perusahaan konstruksi, Ichasan Suaidi lebih banyak beraktivitas di luar Surabaya. Hal ini ia lakukan, karena banyak proyek-proyek pembangunan konstruksi yang ditangani Ichsan Suaidi berada di luar Pulau Jawa.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat kasus dugaan tindak pidana korupsi 2 tahun yang lalu, usaha Ichsan Suaidi mengalami penurunan. Sebelum kondisi usahanya menurun, jumlah karyawan Ichsan mencapai 50 orang. Namun sekarang, jumlah karyawan Ichsan hanya tersisa 10 orang dan mereka inilah yang sangat setia pada Ichsan walaupun kondisi usaha Ichsan sedang menurun. (pay)