Dengan Hadirnya All New X-Trail Dan Grand Livina, Nissan Optimis Mampu Bersaing Dengan Perusahaan Lain Di GIIAS 2015

Budi Nur Mukmin, GM Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia saat memberikan presentasi tentang keunggulan Nissan X-Trail. ( FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Budi Nur Mukmin, GM Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia saat memberikan presentasi tentang keunggulan Nissan X-Trail. ( FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Meski selama ini penjualan Nissan Grand Livina memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan perusahaan, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, Nissan X-Trail 2.5 CVT bertekad menyamai popularitas Nissan Grand Livina.

Dengan beragam teknologi baru yang ditanamkan Nissan pada All New X-Trail 2.5 CVT, Nissan yakin penjualan All New X-Trail 2.5 CVT di GIIAS 2015 akan mengalami peningkatan yang cukup membanggakan.

General Manager (GM) Marketing Strategy PT. Nissan Motor Indonesia (NMI), Budi Nur Mukmin mengatakan, diajang GIIAS 2015 yang berlangsung di Surabaya sejak tanggal 9 Desember-13 Desember 2015 ini, PT. NMI menargetkan angka penjualan 50 unit untuk Nissan All Varian sedangkan 40 unit untuk Datsun.

“Dari 50 unit itu, PT. NMI menargetkan penjualan untuk Grand Livina sebesar 40 persen dan X-Trail sebesar 20-30 persen. Sisanya, untuk produk Nissan yang lain seperti Nissan March dan Evalia, “ ujar Budi.

Target penjualan ini, lanjut Budi, didasari pada target penjualan Nissan di awal tahun 2015 yang menargetkan penjualan hingga 40 ribu unit. Karena kondisi perekonomian di Indonesia dipandang negatif atau mengalami kelesuan, Nissan kemudian mengkoreksi target penjualannya menjadi 30 ribu unit, dengan tahun kerja mulai April 2015 sampai Maret 2016.

“Hingga saat ini, angka penjualan kami sudah mencapai 12 ribu unit di periode April 2015 sampai Oktober 2015. Sehingga, target perusahaan sebesar 30 ribu unit akan bisa kami raih jk melihat tren penjualan Nissan yang cukup bagus ini, “ kata Budi.

Untuk lebih meningkatkan penjualan mobil Nissan, khususnya untuk varian X-Trail, pada GIIAS 2015 ini, Nissan juga memperkenalkan generasi ketiga X-Trail. Varian terbaru dari Nissan X-Trail itu berjenis Hybrid.

“Sejak dipasarkan di Indonesia mulai September 2014, Nissan X-Trail hingga saat ini sudah menguasai pasar nasional. Jumlah mencapai 30 persen. Meski penjualan mobil Hybrid di Indonesia untuk saat ini jumlahnya 15-20 unit per bulannya, namun Hybrid milik Nissan akan mengalami kesuksesan dipasaran, “ papar Budi.

Mengapa Nissan begitu optimis mobil Hybrid miliknya akan diminati khususnya bagi warga Surabaya? Budi menjelaskan, Nissan X-Trail di tahun 2014 terpilih sebagai Indonesian Car of The Year. Selain itu, masih banyak penghargaan-penghargaan lain yang sudah diraih X-Trail selama ini.

Nissan X-Tral dan Datsun yang akan dipamerkan pada ajang GIIAS 2015 di Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Nissan X-Tral dan Datsun yang akan dipamerkan pada ajang GIIAS 2015 di Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

“Keunggulan yang dimiliki Nissan X-Trail adalah, desainnya yang premium, berteknologi dan akomodatif. Tidak banyak mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) di Indonesia yang memberikan akomodasi selengkap X-Trail milik Nissan, “ ungkap Budi.

X-Trail, lanjut Budi, memiliki 7 tempat duduk sedangkan mobil SUV merk lain hanya mempunyai 5 tempat duduk. Dengan begitu, X-Trail lebih cocok dipakai sebagai mobil keluarga dibandingkan dengan mobil merk lain.

“Sejak diluncurkan pertama kali di Jepang pada April 2015, Indonesia adalah negara kedua yang juga meluncurkan X-Trail Hybrid. Di Jepang, X-Trail Hybrid dari segi penjualan sangat sukses dengan target tingkat penjualan 2500 unit per bulannya. Begitu diperkenalkan ke publik, tingkat penjualannya naik 2 kali lipat menjadi 5000 unit, “ jelas Budi.

Bukan hanya itu, yang membuat X-Trail Hybrid sukses di pasaran, karena teknologi Hybrid System yang dikembangkan Nissan tidak mengadopsi teknologi Hybrid perusahaan otomotif lain. Nissan punya Hybrid System sendiri.

Masih menurut Budi, kelebihan lain yang dimiliki Nissan Hybrid System adalah dalam hal akselerasi yang spontan, karena tidak melalui transmisi dan lain-lain. Nissan X-Trail Hybrid walaupun menggunakan mesin 2 L tapi kemampuannya setara dengan mobil X-Trail yang mempunyai kapasitas mesin 2,5 L sehingga jika menempuh jarak 0-100 km/jam, Nissan X-Trail Hybrid membutuhkan waktu hanya 10 detik.

“Dalam hal efisiensi bahan bakar, Nissan X-Trail lebih irit 25 persen dibandingkan X-Trail 2 L. Keunggulan ketiga adalah, X-Trail Hybrid terkenal senyap. Hal ini dikarenakan, selain menggunakan mesin, X-Trail Hybrid juga digerakkan dengan baterai sehingga tidak ada hentakan dan tidak ada kebisingan sampai pada kecepatan 40-50 km/jam, “ paparnya.

Pada All New X-a 2.5 CVT, teknologi lain yang ingin dipamerkan Nissan adalah fitur X-Trail Blind Parking yang jauh lebih modern dibandingkan dengan mobil lain. Dengan adanya teknologi ini, pengemudi X-Trail dapat memarkirkan mobilnya dengan aman karena ada 4 kamera yang ditempatkan di sekeliling mobil. Empat kamera itu berada di spion, bumper depan dan bumper belakang.

Diakhir pembicaraannya, Budi mengatakan, selama pameran berlangsung, total DP untuk X-Trail mulai dari Rp. 46 juta-an. Nissan juga memberikan tambahan diskon sebesar Rp. 10 juta untuk X-Trail dan tambahan diskon sebesar Rp. 5 juta untuk Grand Livina selama pameran. Tambahan bonus lain yang diberikan kepada para pembeli selama pameran adalah adanya tambahan head unit audio system yang terbaru. (pay)