Denpom V/1 Madiun Serta Pom AU Gelar Razia Waspada Wira Clurit

Denpom V/1 Madiun dan POM AU menggelar operasi penegakan disiplin di Jalan Raya Solo-Madiun, Kamis (28/8). Operasi Gaktib ini melibatkan 20 personil baik dari TNI AD maupun dari TNI AU. (FOTO : Penrem/surabayaupdate.com)

Denpom V/1 Madiun dan POM AU menggelar operasi penegakan disiplin di Jalan Raya Solo-Madiun, Kamis (28/8). Operasi Gaktib ini melibatkan 20 personil baik dari TNI AD maupun dari TNI AU. (FOTO : Penrem/surabayaupdate.com)

MADIUN (SurabayaUpdate) – Untuk lebih menegakkan disiplin dan tata tertib kepada seluruh personil TNI, Denpom V/1 Madiun dan POM AU menggelar operasi gabungan dalam penegakan disiplin (Gaktib).

Gaktib yang digelar Denpom V/1 Madiun dan POM Au di Jalan Raya Solo-Madiun, Kamis (28/8) ini melibatkan 20 orang personil dan dipimpin serta diawasi langsung Dandenpom V/1 Madiun, Mayor Cpm R.Tricahyo Budi Arianto, S.IP.

Operasi yang dimulai pukul 06.00 Wib hingga pukul 08.00 Wib ini, dari Denpom V/1 Madiun dipimpin Lettu Cpm Mustofa selaku Wadan Satlak Hartib Denpom V/1 sedangkan dari POM AU dipimpin Letda POM Febri Maulana selaku Danunit Paspom TNI-AU.

Lebih lanjut Dandenpom V/1 Madiun Mayor Cpm R.Tricahyo Budi Arianto, S.IP mengatakan, operasi Gaktib ini merupakan perintah dari pimpinan yang harus dilaksanakan. Dengan sandi “ WASPADA WIRA CLURIT” operasi Gaktib ini merupakan program Triwulan III TA. 2014.

“Yang harus dilaksanakan dalam operasi Gaktib ini adalah melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat-surat dan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat yang digunakan anggota TNI maupun PNS Kemhan di wilayah Madiun, “ ujar Tricahyo Budi Arianto.

Dengan digelarnya operasi Gaktib ini, penegakan disiplin benar-benar diterapkan karena semua ini sudah menjadi komitmen bersama untuk menjadikan TNI sebagai institusi dengan personil-personilnya yang sadar dan taat hukum serta memiliki disiplin tinggi.

“Penegakan disiplin dan kode etik keprajuritan menempati posisi penting dan sangat dibutuhkan sehingga mampu memberikan dampak positif bagi konsistensi sikap dan perilaku prajurit TNI, “ paparnya.

Masih menurut Tri Cahyo Arianto, dalam pelaksanaan operasi Gaktib ini, hendaknya semua petugas yang terlibat di lapangan, memiliki kesamaan persepsi dalam proses penegakan hukum dan penyelesaian pelanggaran hukum, disiplin serta tata tertib prajurit TNI.

“Penegakan hukum, disiplin dan tata tertib tidak akan dapat berjalan dengan baik apabila petugasnya sendiri tidak disiplin dan tidak profesional. Semua ini akan memberikan dampak negatif pada upaya penegakan hukum dan disiplin, “ ungkapnya.

Sementara itu, Dansatlak Hartib Denpom V/1 Madiun, Kapten Cpm Wenang mengatakan, dalam razia yang digelar di Jalan Raya Solo-Madiun kali ini, masih ditemukan beberapa anggota TNI yang memakai seragam tidak sesuai dengan GAMAD atau berpakaian dinas tidak lengkap.

Selain itu, beberapa masyarakat sipil juga dirazia karena terbukti menggunakan atribut atau seragam militer. Untuk pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat sipil ini, atribut TNI atau seragam yang mereka pergunakan tersebut langsung disita. (Ls/pay)