Empat Pengguna Narkoba Dan Dua Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Dan BNNP Jatim Saat Razia Tempat Kos Mewah

Salah satu tempat kos yang menjadi sasaran razia Satpol PP Kota Surabaya dan BNNP Jawa Timur. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Salah satu tempat kos yang menjadi sasaran razia Satpol PP Kota Surabaya dan BNNP Jawa Timur. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Empat orang penghuni kos yang diduga kuat sebagai pengguna narkoba diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya dan Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Jawa Timur.

Selain mengamankan 4 orang penghuni kos, dalam razia tempat kos yang mulai digalakkan Satpol PP Kota Surabaya dibantu BNNP Jawa Timur, Minggu (24/5) ini, turut diamankan 2 pasang yang bukan pasangan suami istri, sedang berduaan di dalam kamar kos.

Razia tempat kos kali ini diarahkan ke tempat kos mewah dengan tarif Rp. 1,3 juta sampai Rp. 1,5 juta kali ini dipimpin langsung Kepala Bidang Operasional Satpol PP Kota Surabaya, M. Dari.

Pada pelaksanaan razia rumah kos mewah kali ini, ada empat tempat yang dijadikan sasaran razia. Pertama razia dilakukan di rumah kos mewah yang terletak di Jalan Taman Arjuna gang 2 Surabaya.

Di tempat ini, setelah dilakukan pemeriksaan, baik identitas penghuni maupun isi kamar kos, petugas Satpol PP Kota Surabaya dan BNNP Jawa Timur mengamankan satu orang yang diduga kuat pengguna narkoba.

Tempat kos kedua yang dirazia terletak di Jalan Gunung Anyar gang 7 Surabaya. di tempat ini, petugas mengamankan 1 wanita yang juga diduga kuat mengkonsumsi narkoba. Selain itu, petugas juga mengamankan seorang laki-laki dan seorang perempuan yang bukan pasangan suami istri, sedang berduaan di dalam kamar kos.

Razia kemudian dilanjutkan di sebuah tempat kos di Jalan Darmo Kali Surabaya. Tempat kos mewah berlantai 5 yang dilengkapi dengan fasilitas AC di tiap-tiap kamarnya, televisi, kamar mandi dalam dan lemari pakaian ini, lagi-lagi diamankan sepasang yang bukan suami istri sedang berada di dalam kamar dalam keadaan terkunci. Selain itu, pada razia ini juga diamankan 2 orang wanita yang positif menggunakan narkoba.

Tempat kos terakhir yang menjadi sasaran razia adalah sebuah tempat kos di Jalan Ploso Timur Surabaya. Tempat kos mewah yang banyak dihuni pasangan suami istri ini, tidak didapati penghuni kos yang positif menggunakan narkoba dan pasangan bukan suami istri.

Menanggapi razia di rumah kos mewah ini, Kepala Bidang Operasi Satpol PP Kota Surabaya, M. Dari mengatakan, saat ini, pelanggaran administrasi kependudukan hingga pelanggaran tindak pidana narkoba, bukan hanya marak di tempat kos untuk kalangan biasa-biasa saja.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan selama ini, Dari mengatakan bahwa tempat kos mewah tak jarang dipakai sebagai tempat tinggal pasangan yang bukan suami istri dan para pengguna narkoba. Alasannya, di tempat-tempat kos mewah selama ini sangat jarang dilakukan razia.

“Razia tempat-tempat kos di Surabaya akan kontinyu kami galakkan, tanpa mengenal waktu pelaksanaan. Hal itu tak lain karena makin maraknya penggunaan narkoba di tempat-tempat kos mewah dan dipakai sebagai tempat tinggal bagi mereka yang belum terikat perkawinan yang sah, “ ujar Dari.

Kegiatan razia narkoba dan yustisi di tempat kos, lanjut Dari, adalah amanah atau sebuah progam dari pemerintah yang harus dilaksanakan petugas Satpol PP Surabaya dan BNNP Jawa Timur. Terkhusus untuk maraknya peredaran dan penggunaan narkoba dikalangan remaja saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Mereka lebih memilih untuk kos di tempat kos mewah supaya aman dari razia.

Diakhir pembicaraannya, Dari berpesan kepada tokoh masyarakat, baik ditingkat RT maupun RW, bilamana di wilayahnya banyak rumah kos, supaya lebih selektif dalam menerima calon penghuni kos. Pemilik kos harus menerapkan aturan yang ketat untuk rumah kos yang didirikannya. (pay)