Gunawan Angka Widjaja, Bos Empire Palace Yang Hanya Bisa Tabah Dan Sabar Meski Sudah Dikhianati Istri Tercinta

 

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin bersama dua anaknya di PN Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin bersama dua anaknya di PN Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

“Saya tidak menyangka, seorang wanita yang sudah saya nikahi lebih kurang 16 tahun lamanya, tega mengkhianati saya. Wanita yang dulunya hanya berprofesi sebagai sales kendaraan ini sampai hati menghujat saya habis-habisan di muka persidangan. Yang lebih ironis lagi, ia tega menggunakan anak-anak saya sebagai tameng meraih simpati masyarakat dan majelis hakim, supaya dinyatakan tidak bersalah hingga akhirnya ditangguhkan penahanannya. Walaupun terasa sakit dan harus merasakan pahitnya ucapan yang sudah ia ucapkan di muka persidangan, saya harus bisa memaafkan dia. Saya harus tegar dan berusaha tidak terpengaruh dengan apa yang sudah diucapkannya itu. Dan yang terpenting, saya harus mengikhlaskan dia untuk dibebaskan dari masa penahanan meski hanya sementara. Hal itu tak lain demi kebahagiaan ketiga anakku tercinta…”

 

SURABAYA (surabayaupdate) – Itulah kutipan curahan hati Gunawan Angka Widjaja, seorang pengusaha sukses yang menduduki jabatan Komisaris Utama di PT. Blauran Cahaya Mulia (BCM) yang salah satu bisnisnya adalah memiliki dan mengelola Empire Palace yang berlokasi di Jalan Blauran Surabaya.

Ditemui usai persidangan Trisulowati Jusuf alias Chin Chin yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (19/12), pria kelahiran 1968 ini menunjukkan raut wajah sedih yang tak bisa ia sembunyikan.

Matanya masih berkaca-kaca. Senyum yang ia lemparkan sangat dipaksakan untuk menyembunyikan kesedihan yang saat ini ia rasakan. Lalu apa yang membuat ayah dari  Jeanice, James dan Lawrence ini begitu sedih?

“Saya sudah mendengar semua yang Chin Chin ucapkan di muka persidangan. Saya tidak menyangka, kalau wanita itu tega berkata seperti itu di muka persidangan, dihadapan orang banyak dan dihadapan media massa, “ ungkap Gunawan dengan suara parau.

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin saat menumpahkan perasaannya di muka persidangan dengan agenda pembacaan eksepsi. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin saat menumpahkan perasaannya di muka persidangan dengan agenda pembacaan eksepsi. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Apakah ia memikirkan, lanjut Gunawan, bahwa ucapan omong kosongnya itu akan berdampak buruk terhadap harga diri saya, image saya sebagai seorang pengusaha yang mempunyai banyak usaha dan banyak relasi bisnis? Apakah dia mau tahu, akibat ucapannya di muka persidangan Senin (19/12) itu bisa menurunkan reputasinya secara sosial, baik dilingkungan tempat tinggal, maupun dikalangan orang-orang yang mengenal sosok Gunawan Angka Widjaja dengan baik?

Usai mengatakan hal ini, Gunawan Angka Widjaja terdiam sejenak. Ia menatap jauh ke depan, dengan pandangan kosong. Setelah itu, Gunawan Angka Widjaja kemudian menghela nafas panjangnya sambil menggeleng-gelengkan kepala. Apa yang membuat Gunawan menggeleng-gelengkan kepala?

Kepada surabayaupdate.com, Gunawan Angka Widjaj menceritakan banyak hal, termasuk bagaimana hubungannya yang harmonis ketika itu, mempunyai istri Trisulowati Jusuf hingga mempunyai tiga orang anak yang sangat luar biasa. Gunawan pun mengakui, bahwa awal pernikahannya dengan Trisulowati Jusuf alias Chin Chin diselimuti damai sukacita dan rejeki yang berlimpah.

“Apa yang saya rasakan, baik itu kebahagiaan dalam berumah tangga, kebahagiaan sebagai seorang pengusaha, dan sukacita dalam keluarga, masih saya rasakan, mulai dari kelahiran anak kami yang pertama, kedua hingga yang ketiga. Namun, bencana dalam rumah tangga kami itu mulai terasa di empat atau lima tahun belakangan ini, “ papar Gunawan.

Banyaknya bisnis yang digeluti Gunawan Angka Widjaja, membuat anak pertama ini harus menyerahkan sebagian perusahaan miliknya untuk dipegang dan dikelola Trisulowati Jusuf, diantaranya adalah PT. BCM dan PT. Kiani.

Khusus dalam hal pengelolaan Empire Palace, Gunawan mengatakan, bahwa ia dan istrinya tersebut harus bekerja keras, bahu membahu memajukan tempat yang selama ini dikenal sebagai gedung yang disewakan untuk pernikahan, acara-acara berskala besar dan mempunyai kamar-kamar yang super mewah bagi pasangan yang menikah di Empire Palace.

Sebagai seorang suami, Gunawan mengatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan berapapun uang yang sudah digunakan Trisulowati Jusuf alias Chin Chin selama ini, baik untuk kebutuhan pribadinya maupun untuk menyenangkan ketiga anaknya. Hal itu Gunawan lakukan, tak lain ingin menjaga keutuhan rumah tangga dan menyenangkan Chin Chin sebagai seorang istri dan ibu dari ketiga anaknya.

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin menjalani persidangan di PN Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Trisulowati Jusuf alias Chin Chin menjalani persidangan di PN Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

“Namun, sebagai seorang direktur utama, Chin Chin juga harus mempertangungjawabkan semua keuangan yang sudah dipakainya selama ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Sebagai seorang istri yang menduduki jabatan sebagai Direktur Utama, dia harus juga melaporkan asset-asset perusahaan, penambahan atau pengurangan harta perusahaan yang selama ini ia kelola, begitu juga dengan pengelolaan keuangan perusahaan, “ papar Gunawan.

Mendengar eksepsi yang dibacakan Chin Chin di muka persidangan, Senin (19/12), Gunawan tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya kepada wanita yang dinikahi tahun 2000 ini. Gunawan juga tak habis pikir dengan kemampuan Chin Chin berakting di muka persidangan, ketika membaca eksepsi pribadinya dihadapan majelis hakim. Meski terkesan bahwa pembacaan eksepsi itu layaknya membaca puisi, eksepsi yang dibacakan dengan linangan airmata itu, berhasil mempengaruhi perasaan banyak pengunjung sidang hingga akhirnya para pengunjung sidang tersebut berempati pada Chin Chin.

“Tapi ya sudahlah, biarkan orang-orang itu menilai saya seperti yang sudah Chin Chin ungkapkan dalam persidangan. Sebagai seorang laki-laki dan ayah dari ketiga anak-anak saya, saya harus ikhlas dan tabah menerima tuduhan dan caci maki itu. Masih banyak orang yang sudah mengenal karakter saya, yang tidak akan percaya dengan ucapan Chin Chin di persidangan itu. Dan saya meyakini itu, “ jelas Gunawan.

Gunawan pun mengatakan, sebagai bentuk pengampunannya kepada wanita yang sudah mengkhianatinya itu,  saat ini ia sudah memaafkan semua bentuk penghinaan yang sudah dilakukan Chin Chin kepadanya, termasuk sudah memaki-maki Chin Chin dengan kata-kata kasar, sebagaimana yang Chin Chin tuduhkan kemudian Chin Chin tulis dan dibacakan dimuka persidangan.

Namun, satu hal yang tidak bisa Gunawan lupakan dan ingin diminta adalah masalah keadilan dan penegakan hukum. Sebagai seorang Direktur Utama di PT. BCM, Chin Chin harus bisa mempertanggungjawabkan semua perbuatannya, termasuk adanya dugaan penggelapan dan dugaan pencurian di PT. BCM yang sudah dilaporkan Gunawan ke pihak Kepolisian, termasuk dugaan penipuan penggelapan yang mana laporannya masih ditangani Polda Jatim.

Gunawan mengatakan, bahwa hal itu harus dilakukan karena Chin Chin sudah berupaya untuk menggerogoti keuangan perusahaan-perusahaannya yang dikelola oleh Chin Chin, kemudian uang dari perusahaan Gunawan tersebut dipakai Chin Chin untuk membentuk perusahaan lain tanpa sepengetahuan Gunawan, bersama dengan saudara laki-laki Chin Chin. Dan inilah yang dianggap Gunawan sebagai bentuk pengkhianatan seorang istri kepada suami yang tidak bisa dimaafkan dan tidak akan bisa dilupakan seumur hidupnya. (pay)