Kodim 0803/Madiun Perbaiki Jalan Di Desa Krebet

Tidak ada komentar 1345 views
Pengaspalan jalan yang dilaksanakan di Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan panjang  1185 meter dan lebar 3 meter. Bhakti Sosial dalam rangka TMMD ke-94 ini dilaksanakan selama 21 hari. (FOTO penrem 081/DSJ untuk surabayaupdate.com)

Pengaspalan jalan yang dilaksanakan di Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan panjang 1185 meter dan lebar 3 meter. Bhakti Sosial dalam rangka TMMD ke-94 ini dilaksanakan selama 21 hari. (FOTO penrem 081/DSJ untuk surabayaupdate.com)

MADIUN (surabayaupdate) – Dalam rangka mendukung program Korem 081/DSJ tentang TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2015, Kodim 0803/Madiun melaksanakan pembangunan jalan dan gorong-gorong.

Pembangunan jalan berupa pengaspalan jalan ini dilakukan di Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. TMMD akan dilaksanakan selama 21 hari. Sasaran pokok perbaikan jalan makadam ini meliputi panjang 1185 meter dan lebar 3 meter.

Dandim 0803/Madiun, Letnan Kolonel Inf Rachman Fikri, S. Sos, mengatakan dalam program TMMD ke-94 tahun 2015 ini, selain pengaspalan jalan juga akan dilaksanakan pembangunan gorong-gorong.

“Ada 3 tempat untuk dilakukan pemasangan gorong-gorong. Selain pemasangan gorong-gorong, juga diadakan kegiatan rehab mushola, pembuatan MCK dan rehab RTLH sebanyak 5 unit, “ ujar Rachman Fikri.

Selain itu, lanjut Rachman Fikri, selain melaksanakan pekerjaan fisik, juga ada kegiatan non fisik. Kegiatan non fisik itu antara lain penyuluhan masalah kesehatan, budidaya ternak, narkoba, industri kecil, pelestarian hutan, bela negara dan wawasan kebangsaan.

Masih menurut Rachaman Fikri, semua pekerjaan baik pekerjaan fisik maupun non fisik di hari TMMD ke-94 ini tak lain bertujuan membantu pemerintah daerah dalam hal percepatan pembangunan yang tak lain untuk mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu, Ngateman mewakili warga Desa Krebet Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun mengaku senang dengan adanya perbaikan jalan ini. Sebab, jalan yang sudah diperbaiki ini sekarang bisa digunakan sebagai jalan alternatif.

Masih menurut Ngateman, jalan yang awalnya jalan tanah dan berbatu sehingga jika musin hujan jalan tersebut menjadi licin dan sangat membahayakan jika dilewati, sekarang menjadi bagus dan tidak membahayakan lagi. (LS/pay)