Mantan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya Masuk Dalam Daftar Personil Berprestasi Di Tahun 2015

(KIRI KE KANAN) Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri, Walikota Surabaya periode 2010-2015 Tri Rismaharini, Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Anas Yusuf, AKBP. Raden Bambang Tjahjo Bawono dan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat menghadiri ungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu di Polrestabes Surabaya dengan barang bukti sabu-sabu seberat 13 kilogram. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

(KIRI KE KANAN) Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri, Walikota Surabaya periode 2010-2015 Tri Rismaharini, Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Anas Yusuf, AKBP. Raden Bambang Tjahjo Bawono dan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat menghadiri ungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu di Polrestabes Surabaya dengan barang bukti sabu-sabu seberat 13 kilogram. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) ā€“ Karena keberhasilannya mengungkap kasus narkoba di tahun 2015, 4 orang perwira polisi masuk dalam daftar personil kepolisian berprestasi dan mendapatkan reward khusus.

Perwiran polisi yang masuk dalam daftar anggota Kepolisian berprestasi dan mendapatkan reward itu diantaranya dua perwira berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan dua diantaranya berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).

Dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas Akhir Tahun 2015 Polda Jawa Timur yang dipaparkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji bersama para pejabat utama Polda Jawa Timur di ruang rapat Rupatama Mapolda Jawa Timur, Selasa (29/12/2015), 4 orang perwira ini masuk dalam daftar 98 penerima reward khusus sepanjang 2015 karena keberhasilannya mengungkap tindak pidana seperti narkoba, curanmor, curas, handak dan tindak pidana lainnya.

Berdasarkan data yang dimiliki Polda Jawa Timur terkait pemberian reward kepada personil Polda Jawa Timur yang berprestasi tahun 2015 itu, ada nama mantan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP. Raden Bambang Tjahjo Bawono, Sik, SH, Mhum, Msi.

Perwira polisi dengan tanda pangkat dua melati di pundak dan pernah bertugas sebagai Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Jawa Timur ini masuk dalam daftar 98 penerima reward karena prestasinya mengungkap pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 12.945,3 gram lebih, Tempat Kejadian Perkara (TKP)-nya berada di Sedati, Sidoarjo.

Sementara itu, satu orang perwira polisi berpangkat AKBP yang masuk dalam daftar personil Kepolisian Polda Jawa Timur yang menerima reward tahun 2015 adalah AKBP. Puji Hendro Wibowo,SH, Sik.

Dari data yang dirilis Polda Jawa Timur itu dijelaskan, AKBP. Puji Hendro Wibowo,SH, Sik yang menjabat sebagai Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jawa Timur dan beberapa anggotanya, dianggap berprestasi karena berhasil mengungkap kasus tindak pidana Bahan Peledak (Handak) di wilayah perairan Pasuruan, Probolinggo dan Sumenep.

Untuk pengungkapan kasus tindak pidana narkoba, selain AKBP. Raden Bambang Tjahjo Bawono dan anggotanya, Polda Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada AKP. Suhartono, S.Sos yang menjabat sebagai Kanit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya dan anggotanya karena berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu di Wonorejo Surabaya dengan barang bukti 997,98 gram.

Penghargaan juga diberikan kepada AKP. Siswandi yang menjabat Kasat Narkoba Polres Kediri. Bersama dengan anggotanya, Siswandi berhasil mengungkap kasus atensi Kapolri, pemberantasan tindak pidana narkotika dimana karena prestasinya, AKP. Siswandi dan timnya mengungkap jaringan narkoba dengan tersangka Agus Suhartono, Supani dan Edy Candra.

Terkait pemberian reward kepada personil Polda Jawa Timur dan jajarannya ini, berdasarkan data Anev Kamtibmas 2015 Polda Jawa Timur juga diterangkan tentang bentuk reward yang diberikan kepada anggota kepolisian yang berprestasi.

Bentuk reward yang diberikan itu berupa kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, pemberian tanda kehormatan, promosi jabatan, pendidikan, sertifikasi prestasi dan giat Polmas. Untuk penerima reward berupa kenaikan pangkat, tahun 2015 ini mengalami penurunan sebesar 115 personil dimana di tahun 2014 jumlah personil yang menerima kenaikan pangkat sebanyak 7.972 personil namun di tahun 2015 jumlah personil yang menerima reward kenaikan pangkat hanya 7.857 personil sehingga ada penurunan hingga 1,44 persen.

Kemudian untuk pemberian kesempatan pendidikan dan giat polmas juga mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2014. Untuk tahun 2014, jumlah penerima reward pendidikan sebanyak 388 namun di tahun 2015 jumlahnya hanya 144. Untuk giat polmas, di tahun 2014 jumlahnya 22.844 namun di tahun 2015 jumlahnya menjadi 16.636 sehingga mengalami penurunan 6.208 atau 27,17 persen. (pay)