Prajurit Korem 081/DSJ Berlatih Menembak Di Lereng Gunung Kendil

Latihan menembak 172 anggota Korem 081/DSJ di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. (FOTO : penrem/surabayaupdate.com)

Latihan menembak 172 anggota Korem 081/DSJ di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. (FOTO : penrem/surabayaupdate.com)

MADIUN (SurabayaUpdate) – Untuk meningkatkan keterampilan menembak baik menggunakan senapan maupun pistol, 172 prajurit Korem 081/Dhirotsaha Jaya berlatih menembak.

Latihan menembak yang dilaksanakan selama 2 hari sejak 15 September hingga 16 September ini dilaksanakan di lapangan tembak Kodim 0803/Madiun yang berlokasi di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun.

Dalam latihan menembak tersebut, anggota Korem 081/Dhirotsaha Jaya melaksanakan latihan menembak senjata ringan dengan menggunakan senapan laras panjang dan pistol. Latihan menembak ini dilaksanakan pada triwulan ke-3 di tahun 2014.

Komandan Korem 081/DSJ, Kolonel Czi M. Reza Utama mengatakan, kemampuan menembak merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki seorang prajurit. Dengan memiliki kemampuan menembak, seorang prajurit selalu siap dalam menghadapi tugas, baik operasional maupun pada event uji terampil menembak.

“Dalam melaksanakan latihan menembak agar diperhatikan faktor keamanan dengan berpedoman pada Protap Latihan yang telah diaplikasikan di lapangan. Selain itu, saat melaksanakan latihan menembak, jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan masyarakat di daerah latihan, “ tegas Reza.

Sementara itu, Komandan Kompi Markas, Kapten Inf. Sumiran yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan, latihan menembak ini diikuti prajurit dari tingkat Tamtama, Bintara dan Perwira.

“Untuk laras panjang senjata FNC diikuti 110 personil, pistol P1 diikuti 30 personil dan pistol TT diikuti 32 orang personil, Bagi peserta latihan menembak menggunakan senjata laras panjang wajib melakukan tembakan dengan tiga sikap yaitu posisi tiarap, duduk dan berdiri, “ ujar Sumiran.

Latihan menembak ini, lanjut Sumiran, sesuai dengan direktif latihan yang diturunkan dari komando atas Korem 081/DSJ. Materi menembak dengan jarak 100 meter untuk senjata laras panjang dengan posisi tiga sikap, dimana masing-masing sikap menggunakan munisi sebanyak 10 butir, sedangkan untuk menembak pistol jarak 25 Meter dengan posisi berdiri dua tangan dengan amunisi sebanyak 16 butir. (Ls/pay)