Seorang Suami Bunuh Istrinya Dengan Sadis Di Depan Anaknya Yang Masih Berumur Enam Bulan

Anggota reskrim Polsek Sukomanunggal dan tim identifikasi Polrestabes Surabaya sedang memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan.

Anggota reskrim Polsek Sukomanunggal dan tim identifikasi Polrestabes Surabaya sedang memeriksa Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan.

SURABAYA (surabayaupdate) – Diduga karena kondisi keuangan rumah tangganya sedang kacau, seorang suami tega membunuh istrinya. Ironisnya, pembunuhan sadis ini dilakukan dihadapan anak mereka yang masih berusia 6 bulan.

Aksi pembunuhan sadis ini terjadi di sebuah rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Tambak Lumpang RT.001/004 Sukomanunggal Surabaya, Sabtu (26/9) pukul 19.00 Wib. Sebelum akhirnya ditangkap polisi, Suparman (29), asal Tanah Merah, Bangkalan, menghabisi nyawa Arvita Tri Megawati (23), menggunakan pisau penghabisan.

Beberapa warga yang mengetahui kejadian itu, tidak berani mendekat dan bisa berbuat apa-apa karena takut. Usai membantai istrinya yang baru dinikahi satu tahun yang lalu itu, Suparman terlihat mengacung-acungkan senjata tajam yang baru saja ia pakai untuk membunuh istrinya tersebut ke warga yang menyaksikan kejadian ini.

Abdul Kadir (46), saksi mata mengatakan, usai membunuh istrinya, Suparman terlihat duduk di depan pintu rumahnya, tanpa menggunakan pakaian. Darah istrinya yang tercecer di Tempat Kejadian Perkara (TKP), oleh Suparman kemudian dioles-oleskan ke sebagian tubuhnya.

“Darah istrinya yang berceceran itu, kemudian ia oles-oleskan ke tubuhnya. Beberapa warga yang melihat kejadian itu tidak ada yang berani mendekat karena Suparman masih memegang pisau yang baru saja ia pakai untuk membunuh Vita, istrinya, “ ujar Abdul Kadir.

Sejumlah anggota polisi dari Polsek Sukomanunggal yang menerima laporan dari warga kemudian mendatangi lokasi pembunuhan. Tidak berapa lama kemudian, polisi bisa menangkap Suparman dan membawanya ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.

Usai mengamankan Suparman, tim identifikasi Polrestabes Surabaya kemudian melakukan olah TKP. Saat itu, polisi menemukan tubuh Arvita sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi tubuh bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan.

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas terhadap jasad Arvita, ditemukan sejumlah luka tusukan, diantaranya luka tusuk di lengan kiri, dua luka tusukan di lengan kanan, dua luka tusuk masing-masing di paha kiri dan paha kanan kemudian luka sabetan pada pipi kiri.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban yang penuh luka tusuk ini kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya untuk dilakukan otopsi. Sementara itu, anggota reskrim Polsek Sukomanunggal dan Polrestabes Surabaya saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Suparman untuk mengetahui motif pembunuhan. (pay)