Wisuda Ke 115, ITS Luluskan 1.437 Mahasiswa

Tidak ada komentar 341 views
Norma Fatimah Naqiba, mahasiswi D4 Teknik Sipil reguler, peraih IPK 3,58. (FOTO : dokumen pribadi untuk surabayaupdate.com)

Norma Fatimah Naqiba, mahasiswi D4 Teknik Sipil reguler, peraih IPK 3,58. (FOTO : dokumen pribadi untuk surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) kembali menggelar wisuda. Pada wisuda yang ke-115 yang digelar selama dua hari mulai 18-19 Maret 2017 di Grha Sepuluh Nopember ITS ini, ada 1437 mahasiswa resmi akan menyandang gelar doktor, magister, sarjana dan vokasi.

Diantara mahasiswa yang akan diwisuda ini, sebanyak 211 mahasiswa merupakan wisudawan dengan predikat pujian atau cumlaude. Wisudawan terbaik ITS yang menyandang predikat pujian atau cumlaude pada jenjang doktor diraih Hendra, mahasiswa Departemen Ilmu Komputer Fakultas Teknologi Informasi (FTIF) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna yaitu 4,0.

Untuk program sarjana diraih Fendy, dari Departemen Teknik Informatika FTIF dengan IPK 3,94. Sementara pada program Diploma, Silmi Kaffah, mahasiswa asal Departemen Teknik Sipil FTSP berhasil meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,52.

Selain itu, Norma Fatimah Naqiba, salah satu mahasiswa berpredikat cumlaude yang akan diwisuda juga tercatat sebagai satu-satunya dan lulusan pertama program D IV Teknik Sipil reguler.

Memiliki mimpi untuk menyelesaikan studinya selama 3,5 tahun, Norma pun berhasil mewujudkannya. Meski di awal ia merasa kesusahan dalam mengerjakan berbagai persoalan Teknik Sipil, ia pun tetap optimistis.

“Alhamdulillah bisa lulus cepat untuk membahagiakan orang tua,” ungkap Norman Fatimah Naqiba.

Lulus dengan Tugas Akhirnya (TA) yang berjudul Silo Prategang Tanpa Kolom, Norma mengaku belum mempelajari topik tersebut lebih dalam. Bahkan karyanya ini diklaim sebagai yang pertama ada di dunia teknik sipil. Melalui bimbingan dosen dan dukungan keluarganya, pengerjaan proposal dan TA yang harus dikerjakan dalam satu semester pun mampu dilewatinya.

“Saya tetap yakin dan ikhlas dalam menjalani takdir Tuhan. Bersyukur dapat melalui semua ini dengan cepat dan lancar,” ujar mahasiswi peraih IPK 3,58 ini.

Mahasiswa ITS lain yang lainnya dengan karya inovatif melalui TA-nya yaitu Vinda Zakiyatuz Zulfa. Wisudawan dari Departemen Fisika FMIPA ini berhasil membuat alat persebaran suhu tanaman. Vinda melakukan penelitian otomasi suhu dan kelembaban di dalam greenhouse dengan menyebar alat di beberapa titik.

“Di dalam greenhouse, dilengkapi sprayer dan fan yang terhubung ke sensor pengukur suhu dan kelembaban tanah serta udara. Berdasarkan penelitian yang saya lakukan, beberapa sayur dan tanaman akan dapat tumbuh dengan baik dan merata di seluruh bagian greenhouse.,” ungkap Vinda.

Percobaan yang pernah saya lakukan selama delapan bulan ini, sambung Vinda, sempat rusak akibat hujan deras yang mengakibatkan greenhouse ambruk. Akibatnya, harus bikin lagi dari awal. Tapi untungnya alatnya tidak terlalu rusak parah sehingga bisa diperbaiki lagi.

Wanita asal Trenggalek ini berharap penelitian yang sudah dilakukannya tersebut dapat bermanfaat dan berkembang lebih lanjut. Vinda pun berencana akan melanjutkan studinya ke jenjang magister. Meski begitu, perlu perbaikan yang lebih banyak lagi dalam alatnya.

Dalam wisuda ke-115 ini, turut diwisuda mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi yang jumlahnya sebanyak 173 wisudawan dari program sarjana maupun diploma. Di mana 44 wisudawan di antaranya berpredikat pujian atau cum laude.

Edi Lukito, mahasiswa Bidikmisi dari Departemen Teknik Lingkungan FTSP pun berhasil meraih predikat pujian terbaik dengan IPK 3,84. Tak hanya itu, ITS juga akan mewisuda dua mahasiswa asing asal Timor Leste dan Ethiopia.

Kefiyalew Zerfu, wisudawan asal Ethiopia itu pun berhasil mendapatkan IPK tertinggi dengan nilai 3,88. Menariknya, dalam periode wisuda kali ini juga terdapat wisudawan dengan usia tertua yakni 58 tahun atas nama Dicky Imam Wahyudi dari program doktor Departemen Teknik Sipil ITS dan yang termuda usia 20 tahun atas nama Almira Hasna Zulfany dari Program S1 Teknik Industri. (humas ITS)