surabayaupdate.com
EKONOMI & BISNIS HEADLINE INDEKS

MANTRA CINTA AKAN RAMAIKAN BLANTIKA MUSIK INDONESIA

Yuli Davis membawakan sebuah lagu diiringi Shadow band, saat peluncuran albumnya yang diberi nama Mantra Cinta, di salah satu night club di Surabaya. (FOTO : Parlin/surabayaupate)
Yuli Davis membawakan sebuah lagu diiringi Shadow band, saat peluncuran albumnya yang diberi nama Mantra Cinta, di salah satu night club di Surabaya. (FOTO : Parlin/surabayaupdate)

SURABAYA (SurabayaUpdate) – “Cinta itu ibarat mempunyai kekuatan mistik yang luar biasa. Banyak orang yang tidak berdaya dibuatnya. Banyak pula, orang yang harus menggunakan guna-guna untuk mendapatkan cinta dari orang yang ia sayangi “

Itulah sepenggal kalimat yang keluar dari Yuli Adinda, penyanyi slow rock dari kota Surabaya, saat peluncuran album pertamanya di sebuah night club ternama di Surabaya, Jumat (30/5). Dalam peluncuran itu, wanita yang akrab disapa Yuli Davis ini perform bersama Shadow Band yang setia mengiringinya dalam bernyanyi.

Karir wanita kelahiran 1978 ini ternyata tidak semulus yang ia duga. Sejak 1996 hingga 2006, ibu dari Kyle Christopher Davis ini harus bernyanyi dari café ke café di seluruh Indonesia. Long trip itu ia rasakan selama 10 tahun.

“Bukan hanya saat membuat album saja banyak orang sudah mencemooh saya. Ketika saya meniti karir untuk menjadi penyanyi professional dengan cara dari café ke café, banyak orang yang mencemooh saya. Namun cemoohan itu saya tanggapi dengan biasa saja, “ ujar Yuli.

Istri dari Lee Davis ini pun menuturkan, keberuntungan seseorang itu tidak akan kemana, walaupun beribu rintangan dan kejadian yang sangat menyakitkan, akan ia rasakan. Asalkan ditanggapi dengan tabah, keberuntungan itu akan segera ia rasakan.

“Aku salah satu orang yang percaya dengan adanya keberuntungan. Dan sekarang, keberuntungan itu benar-benar aku rasakan dengan dirilisnya album Mantra Cinta. Banyak orang mempunyai dana yang cukup, tapi tidak punya kesempatan untuk menuntaskan albumnya, hingga akhirnya album itu terbengkalai, “ pungkas Yuli.

Lebih lanjut arek Suroboyo yang tingga di Bendul Merisi Airdas ini menuturkan bagaimana album yang diberi nama Mantra Cinta itu akhirnya selesai dibuat dan dirilis ke publik. Dari enam lagu yang ada di album ini, Yuli pun menjagokan tiga lagu.

“Tiga lagu yang menjadi andalan di album saya ini adalah Jangan Salahkan Tuhan ciptaan Ahmad Nur dan istrinya, Mantra Cinta dan Kenanglah. Untuk penggarapan lagu di album Mantra Cinta ini, 75 persen saya aransemen sendiri dan sisanya dibantu Royke dan Recky, “ ungkap Yuli.

Ketertarikan Yuli membuat lagu berjudul Mantra Cinta itu karena pengalaman pribadi teman-temannya. Kepada Yuli mereka itu bercerita pernah menjadi korban ilmu pelet dari seseorang hanya untuk mendapatkan sebuah cinta.

Yuli Davis bersama dengan Shadow Band yang telah setia menemaninya selama ini. (FOTO : Parlin/surabayaupdate)
Yuli Davis bersama dengan Shadow Band yang telah setia menemaninya selama ini. (FOTO : Parlin/surabayaupdate)

“Proses pembuatan album mantra cinta, mulai take vocal pertama hingga selesai berlangsung selama 1 tahun. Album ini dibuat April 2013 hingga April 2014. Lagu pertama yang selesai direkam adalah Surat Cinta Buat Tuhan. Lagu ini selesai dibuat bertepatan dengan bulan Ramadan, “ kata Yuli.

Untuk meramaikan blantikan music Indonesia dan memasuki industri rekaman tanah air, Yuli mencetak albumnya ini sebanyak seribu keeping. Sedangkan untuk promo album, sudah ia lakukan sebanyak 3 kali. Setelah ini, Yuli akan promo album ke Bandung, Bali dan Jakarta.

Apa yang begitu berkesan bagi Yuli selama ia menemuki profesi sebagai penyanyi, khususnya penyanyi café? Penggemar lontong balap dan rujak cingur ini menuturkan, sejak kecil ia memang bercita-cita sebagai seorang penyanyi. Dengan segala upaya, Yuli pun berjuang keras untuk mewujudkan cita-citanya itu.

Diakhir pembicaraannya, penggemar berat Ahmad Dhani, Ruth Sahanaya, Maria Carry dan Led Zeplin ini menuturkan karir bermusiknya ini tidak akan menemukan hasil seperti yang ia rasakan sekarang ini tanpa ada dukungan dari berbagai pihak.

Sebagai seorang penyanyi, Yuli sangat berterima kasih kepada Lee Davis, sang suami yang begitu mendukung sekali hingga pembuatan album Mantara Cinta sampai sekarang dan dirilis ke publik.

Yang sangat berpengaruh sekali dalam perjalanan karir Yuli selanjutnya adalah ibunda tersayang. Dengan kesabaran dan doa yang sudah diberikan, sejak pembuatan album hingga album itu selesai, sang mama tidak pernah berhenti memberikan dukungannya.

Ucapan terimakasih terakhir yang Yuli ingin sampaikan adalah kepada para sahabatnya dan orang-orang yang sudah membenci dan mencaci maki-nya selama ini. Karena caci maki itulah, album Mantra Cinta selesai dibuat.

Dukungan terbesar juga diberikan dari Shadow band dan Elton sebagai leader, yang dengan setia menemani Yuli, baik selama menjadi penyanyi café hingga melakukan promo album, baik di radio-radio hingga ke pub and resto yang ada di Surabaya. (pay)

Related posts

Turut Tergugat Menilai, Gugatan Harta Gono Gini Roestiawati Error In Persona

redaksi

Arena Judi Ayam Wiyung Digrebek, Polisi Hanya Amankan Tujuh Orang Terduga Perjudian

redaksi

Siswi SD Bangkit Dari Kematian Saat Dimandikan, Sejam Kemudian Meninggal Lagi

redaksi