surabayaupdate.com
HUKUM & KRIMINAL INDEKS

SERATUS KALAPAS DAN KARUTAN SE-JATIM DIAJARI MENEMBAK

belajar menembak (Foto: ilustrasi)
belajar menembak (Foto: ilustrasi)

SURABAYA (SurabayaUpdate) – Karena belum memiliki keterampilan menembak dan memegang senjata dengan benar, seratus Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) se Jawa Timur diajari menembak dan memegang senjata yang benar.

Bekerjasama dengan Brimob, seratus Kalapas dan Karutan se-Jawa Timur itu diajari menembak di Ampeldento Malang. Kegiatan yang digagas Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) ini, selain memberikan wawasan tentang senjata api (senpi), juga untuk ikut menjaga keamanan di tempat kerjanya.

Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur Indro Purwoko mengatakan, keterampilan menembak dan memegang senjata yang benar itu, sebenarnya tidak hanya dimiliki petugas Lapas atau Rutan. Kalapas dan Karutan harus juga menguasainya.

“Sebagai pimpinan di setingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT), Kalapas dan Karutan harus memiliki keterampilan dalam hal menembak. Tujuannya, ikut menjaga keamanan di tempat kerjanya masing-masing, “ ujar Indro.

Di Lapas atau di Rutan, lanjut Indro, petugas Lapas atau Rutan bertugas memantau dan mengamankan jika ada tahanan atau napi yang melarikan diri. Untuk itu, para petugas tersebut dipersenjatai. Namun, untuk urusan pengamanan, menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya di tingkat petugas Rutan atau Lapas saja.

“Setelah seratus orang Kalapas,Karutan dan Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) se-Jawa Timur ini mendapat pelajaran khusus tentang menembak, mereka diharapkan berperan aktif dalam hal pengamanan, khususnya di tempat kerja mereka masing-masing, “ kata Indro.

Masih menurut Indro, terkhusus untuk Kakanim, pelajaran menembak yang diberikan kepadanya itu penting untuk membantu pengamanan kedatangan orang asing dari negara asalnya ke seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Diakhir pembicaraannya, Indro mengatakan, latihan menembak dengan peserta Kalapas, Karutan dan Kakanim se-Jawa Timur ini hanya berlangsung sehari. Dalam kegiatan tersebut, para peserta akan mendapatkan pelajaran memegang senjata dan menembak dengan menggunakan senjata api laras panjang dan senjata api laras pendek. (pay)

Related posts

Kejari Surabaya Tolak Permohonan Penangguhan Penahanan Pengemudi Lamborghini Maut

redaksi

WARGA NIGERIA DIADILI KARENA MENJADI PERANTARA JUAL BELI SABU SEBERAT 1840 GRAM

redaksi

Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Dugaan Tindak Pidana Menghina Profesor Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam

redaksi