surabayaupdate.com
HEADLINE INDEKS TNI

Dua Ratus Lima Calon Tamtama Dilantik Menjadi Prajurit Berpangkat Prada

Atraksi yang diperlihatkan 205 prajurit Tamtama TNI AD yang baru saja mengikuti pendidikan dan dilantik dengan pemberian pangkat Prajurit Dua. (FOTO : penrem 081 DSJ/surabayaupdate.com)
Atraksi yang diperlihatkan 205 prajurit Tamtama TNI AD yang baru saja mengikuti pendidikan dan dilantik dengan pemberian pangkat Prajurit Dua. (FOTO : penrem 081 DSJ/surabayaupdate.com)

MADIUN (SurabayaUpdate) – Sebanyak 205 calon Tamtama TNI AD yang mengikuti pendidikan Secata A Rindam V/Brawijaya Magetan dinyatakan lulus 100 persen. Setelah itu, para calon Tamtama yang dinyatakan lulus ini, dilantik menjadi prajurit Tamtama TNI AD dengan pangkat pertama Prajurit Dua (Prada).

Dengan berakhirnya pendidikan terhadap 205 calon Tamtama TNI AD ini, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Eko Wiratmoko menutup pendidikan Sekolah Calon Tamtama TNI AD gelombang I tahap I program tahun ajaran 2014 yang berlangsung di Depo Pendidikan Secata A Rindam V/Brawijaya, Magetan.

Acara penutupan yang digelar Sabtu (13/9) itu, selain disaksikan orang tua calon Tamtama TNI AD, juga dipimpin langsung Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kabag Dik Rindam V/Brawijaya, Letkol Inf I Nyoman Sukasana, SE.

Setelah dilantik, prajurit baru ini akan mengikuti pendidikan kejuruan, sesuai kesenjataan masing-masing, Menurut rencana, setelah mendapatkan kualifikasi kecabangan, masing-masing prajurit yang sudah menyandang pangkat Prada tersebut, akan ditempatkan di kesatuan-kesatuan jajaran TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.

Kepada para prajurit baru ini, Pangdam V/Brawijaya mengharapkan kehadiran mereka di satuan jajaran TNI AD, dapat membawa peningkatan kinerja bagi kehidupan organisasi, sehingga pembinaan satuan dapat lebih dinamis dan berkualitas, dalam membangun profesionalisme dan disiplin prajurit.

“Semua ilmu kemiliteran yang telah didapat, hendaknya dapat dipelihara dan dijadikan sebagai modal dasar dalam mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia. Sebagai unsur pelaksana pemula, prajurit Tamtama dituntut untuk memiliki kemampuan tehnis dan taktis militer. Sebagai unsur terdepan diharapkan dapat menjadi tenaga penggerak satuan dan dapat meningkatkan kualitas tempur satuan jajaran TNI AD, “ ujar Eko Wiratmoko.

TNI AD, lanjut Eko Wiratmoko, dalam menghadapi tugas, penuh dengan tantangan dan resiko yang sangat tinggi, terutama dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dinilainya begitu pesat, khususnya dibidang komunikasi dan informasi, sehingga prajurit TNI dituntut untuk memiliki keunggulan komparatif, dituntut memiliki keunggulan dibidang profesionalisme keprajuritan, agar selalu dapat menjawab tuntutan tugas dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.

“Merubah mental dalam pendidikan yang singkat ini tidak cukup bagi kalian untuk memiliki jiwa kejuangan sebagai prajurit sejati. Kalian harus selalu berpedoman pada Sapta Marga Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI yang penjabarannya adalah senantiasa patuh dan taat kepada atasan, bersikap tegas, tabah dan berani untuk menghadapi tantangan dengan resiko apapun serta selalu berlaku baik dengan masyarakat, dalam kehidupan sehari-hari, “ paparnya.

Masih menurut Eko, hindari pelanggaran dan tindakan indisipliner, karena akan bisa merusak citra dan nama baik diri sendiri dan TNI AD. Setiap prajurit TNI AD senantiasa dituntut untuk memiliki keunggulan di bidang profesionalisme keprajuritan agar selalu dapat menjawab tuntutan tugas yang penuh dengan tantangan yang tidak ringan. Salah satu upaya dalam membangun profesionalisme tersebut, dilakukan melalui pendidikan. Sehingga setiap prajurit yang berkesempatan mengikuti pendidikan harus sungguh-sungguh disertai satu tekad ingin memperoleh prestasi yang terbaik. (ls/pay)

Related posts

Kebijakan Zero ODOL Ditahun 2023 Masih Banyak Menuai Penolakan

redaksi

Sejumlah Advokat Peradin Pertanyakan Legalitas Advokat Noerana Saat Di Persidangan

redaksi

Peringati Bulan Bahasa Dan Sastra Indonesia, BI Propinsi Jawa Timur Gelar Festival Literasi Perpustakaan (Festrip) 2022

redaksi