surabayaupdate.com
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

6 Kilogram Sabu Asal Malaysia Gagal Dikirim Ke Madura

Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim menunjukkan barang bukti sabu yang dibawa para tersangka. (FOTO: parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Enam kilogram sabu lagi-lagi asal Malaysia yang rencananya akan dikirim ke Madura, berhasil digagalkan.

Selain mengamankan barang bukti sabu yang jumlah keseluruhannya enam kilogram itu, Subdit III Direktorat Narkoba Polda Jatim juga mengamankan empat orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim, AKBP. Aditya Puji Kurniawan SIK menyatakan, dari total enam kilogram sabu itu, dua kilogram sabu kiriman dari Malaysia.
“Asal barang semuanya dari Malaysia. Dua kilogram sabu diantaranya dimasukkan tremos makan yang jumlahnya empat buah,” ungkap Aditya, Jumat (8/1/2021).
Pengungkapan kasus ini, lanjut Aditya, berasal dari informasi Bea dan Cukai Tanjung Perak Surabaya. Saat itu, pihak Bea dan Cukai menginformasikan ada barang mencurigakan.
“Informasi itu berisi ada empat bungkus mencurigakan yang dimasukkan tremos makanan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata didalamnya berisi sabu-sabu,” papar Aditya.
Kemudian, sambung Aditya, Senin (7/12/2020) sekitar pukul 19.00 Wib, dilakukan Control Delivery. Hasilnya, tim bisa menangkap tersangka SH, perempuan asal Bangkalan.
“Tersangka SH ditangkap saat akan mengambil paket yang dimasukkan tremos makan tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan, paket itu dikirim suaminya yang berinisial S dari Malaysia,” kata Aditya.
Pada kesempatan ini, Aditya juga menjelaskan tentang empat kilogram sabu yang juga asal Malaysia. Sabu-sabu itu dibawa melalui jalur darat, dari Tanjung Pinang oleh seorang kurir inisial DS.
Berdasarkan hasil penggalian informasi dilapangan, kurir ini anggota sindikat narkoba jaringan Malaysia-Surabaya-Madura. Modus yang diterapkan sindikat ini masih sama, yaitu sistem ranjau. 
 
“Modusnya sama dengan yang sudah-sudah, sistem ranjau. Barang yang dikirim lewat jalur darat ini, transit di Surabaya, kemudian sabu-sabu ditaruh di dalam kamar hotel, kenudian akan ada kurir lain yang mengambilnya,” ujar Aditya. 
 
Aditya juga menyebutkan, tersangka DS ini adalah karyawan bank milik negara.  Dari tangan tersangka, petugas mendapatkan satu tas ransel yang didalamnya terdapat sabu dua kilo yang dikemas dalam plastik teh China. (pay)

Related posts

Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Dugaan Tindak Pidana Menghina Profesor Spesialis Penyakit Dalam RS Siloam

redaksi

Pembangunan Bondowoso City Plasa Urung Dilakukan Karena PT Gumuk Mas Di Blacklist Bank

redaksi

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Konsultan Pajak Ini Malah Menghilang

redaksi