surabayaupdate.com
EKONOMI & BISNIS HEADLINE INDEKS

30 Wartawan Peserta Bincang Bareng Media Bank Indonesia Keracunan

Insiden wartawan keracunan diacara Bincang Bareng Media (BBM) di hotel Ketapang Indah Banyuwangi. (FOTO : istimewa)

BANYUWANGI (surabayaupdate) – Acara gathering yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Propinsi Jawa Timur memakan korban.

Setidaknya, 30 wartawan yang menjadi peserta Bincang Bareng Media (BBM) yang dihelat BI Propinsi Jawa Timur ini mengalami keracunan makanan.

Belum diketahui pasti darimana penyebab para wartawan ini sampai keracunan. Yang pasti, habis menyantap makanan yang disediakan, para wartawan yang menjadi peserta BBM ini beberapa saat kemudian mengalami muntah-muntah, mual, perut melilit, bahkan ada yang sampai pusing.

Atas peristiwa dugaan keracunan ini, ada sekitar 30 orang lebih yang dirujuk ke dua rumah sakit, yakni RSUD Blambangan dan RS Yasmin, guna mendapat perawatan lebih lanjut.

Menurut pengakuan beberapa wartawan yang mengalami keracunan maupun yang menolong temannya yang keracunan, ada dua dugaan kejadian yang menyebabkan para wartawan ini sampai keracunan.

Pertama, bahwa para wartawan ini keracunan setelah melakukan makan siang disebuah restaurant yang berada di obyek wisata Alas Purwo

DJ, salah satu wartawan asal Surabaya yang ikut dalam acara BBM BI ini mengatakan, Minggu (11/12/2022) para wartawan yang ikut acara gathering ini makan siang dengan menu seafood.

“Siangnya kami makan di obyek wisata. Sepulang dari tempat itu, mulai banyak teman-teman yang muntah, diare, kepala pusing sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit,” ungkap DJ.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat mengatakan, pasca terjadi kejadian keracunan tersebut, Dinas Kesehatan Banyuwangi langsung menurunkan tim surveilans bersama-sama dengan Puskesmas Klatak, untuk penyelidikan epidemiologi lebih lanjut. Jumlah sementara korban keracunan ada 30 orang.

“Informasi yang kami dapat, para peserta sejak siang dan malam mengonsumsi hidangan dari panitia yang berupa seafood, bakso dan es,” akunya.

Beberapa korban yang bergejala ringan, sambung Amir, langsung dilakukan pemeriksaan dan pemberian obat di lokasi.

Dikutip dari detikjatim, Endang selaku Sales Eksekutif Hotel Ketapang mendukung pengusutan yang dilakukan polisi dan Dinas Kesehatan Banyuwangi, karena para korban diketahui sempat makan di luar hotel sebelumnya. (pay)

Related posts

Pengacara Bos Empire Palace : Pernyataan Arteria Dahlan Tidak Layak Untuk Dipublikasikan Karena Berpotensi Membuat Kegaduhan

redaksi

IKUT PESTA NARKOBA DI APARTEMEN TERANCAM HUKUMAN 4 TAHUN PENJARA

redaksi

Ketua DPC KAI Surabaya Ingin Seluruh Anggota KAI Bersatu

redaksi