surabayaupdate.com
EKONOMI & BISNIS INDEKS

IOH Beberkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. (FOTO : dokumen pribadi untuk surabayaupdate.com/amelia wulan)

JAKARTA (surabayaupdate) – Setelah resmi merger dengan twimbit, Indosat Ooredoo Hutchinson (IOH) beberkan hasil riset Empowering Indonesia 2023.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha menjelaskan, pasca merger dengan twimbit dan resmi beroperasi tanggal 4 Januari 2022 lalu, IOH mempunyai tujuan yang lebih besar yaitu menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa.

“Selama kurun waktu tersebut, IOH terus membuktikan diri menjadi pendukung utama pertumbuhan tren industri telekomunikasi dan PDB Indonesia,” kata Vikram, Rabu (4/1/2023).

Dengan dukungan masyarakat Indonesia, lanjut Vikram, IOH telah mendapat kepercayaan semua pihak, menjadi bagian utama dalam peningkatan pertumbuhan industri dan ekonomi Indonesia.

Untuk menandai momen spesial ini, IOH membeberkan hasil riset berjudul Empowering Indonesia 2023.

Hasil riset itu, menurut Vikram, adalah sebuah laporan yang komprehensif, mengulas pilar ekonomi digital Indonesia dan peran teknologi dalam mempercepat pertumbuhan di masa depan.

“Pada kesempatan yang sama, IOH juga menyajikan kembali berbagai inisiatif dalam menjalankan misinya untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” ungkap Vikram.

Bekerja sama dengan lembaga riset twimbit, sambung Vikram, hasil riset ini dapat menjadi salah satu referensi dalam mengeskplorasi berbagai potensi, untuk mempercepat transformasi digital Indonesia.

Hasil riset Empowering Indonesia 2023 ini berisikan lanskap ekonomi digital Indonesia, pendorong pertumbuhan ekonomi digital, pilar dari ekonomi digital, teknologi yang mempercepat transformasi, serta yang terpenting, bagaimana IOH memberdayakan masyarakat Indonesia.

Vikram menambahkan, hasil riset tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi seluruh pelaku industri telekomunikasi digital untuk bergotong royong mewujudkan visi Indonesia 2045.

Terdapat tujuh pendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di antaranya potensi pedesaan yang belum tergarap, pertumbuhan kelas menengah akibat manfaat ekonomi yang meningkat, revolusi besar UMKM, membawa usaha menengah dan besar ke masa depan, menginspirasi inovasi digital yang tersebar luas dengan startup teknologi, perubahan lanskap digitalisasi nasional, dan membangun fondasi ekonomi digital yang lebih kuat dengan talenta digital. (awp)

Related posts

Elemen Masyarakat Dan Komnas Perlindungan Anak Kawal Sidang Praperadilan Sekolah Selamat Pagi Indonesia

redaksi

Dalam Persidangan Akhirnya Terungkap, Dua Pegawai BNI Ini Memang Selingkuh

redaksi

11 Kilogram Sabu Dan 12 Butir Ekstasi Dimusnahkan Kejari Tanjung Perak Surabaya

redaksi