SURABAYA UPDATE
HEADLINE INDEKS

PELAKU CURANMOR DITEMBAK MATI POLISI

Adi alias Tyo, yang diduga kuat sebagai pelaku curanmor ditembak mati polisi Polrestabes Surabaya. (FOTO : Parlin/surabayaupdate)
Adi alias Tyo, yang diduga kuat sebagai pelaku curanmor ditembak mati polisi Polrestabes Surabaya. (FOTO : Parlin/surabayaupdate)

SURABAYA (SurabayaUpdate) – Berdalih akan menyerang petugas ketika akan ditangkap, seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor, jatuh tersungkur dengan kondisi meregang nyawa karena ditembak polisi.

Penembakan yang dilakukan Unit Kejahatan Umum (Jatanum) Polrestabes Surabaya itu, berawal dari laporan yang diterima polisi bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

Aksi pencurian itu terjadi Senin (2/6) di Jalan Gresikan Surabaya. Pelaku berjumlah dua orang, salah satu pelaku diketahui bernama Ady alias Tyo (23) warga Jalan Granting Pogot, Surabaya. Di tempat itu, Tyo dan temannya mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter MX L 6420 DL milik Mochammad Hasan.

Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya, AKP. M. Sholichin Ferry mengatakan, begitu berhasil mencuri sepeda motor milik korban, kawanan pelaku curanmor ini kemudian melarikan diri. Mendapat laporan terjadi pencurian sepeda motor, polisi kemudian melakukan pengejaran.

“Untuk menutup ruang gerak pelaku, kami sampai melakukan penghadangan di pintu masuk Tol Suramadu. Tak lama kemudian, ada informasi jika tersangka berada di Jalan Ir. Soekarno. Penyisiran pun dilakukan, “ ungkap Ferry.

Begitu bertemu dengan tersangka dan temannya, lanjut Ferry, beberapa polisi yang ikut dalam pencarian tersangka, melakukan pengejaran. Namun, saat tersangka dalam kondisi terdesak, ia pun melawan petugas.

“Tiba-tiba, tersangka melakukan gerakan seperti mengambil sesuatu dari balik bajunya. Kami pun mengira, jika tersangka akan mengambil clurit dari balik bajunya itu. Karena tidak ingin ada petugas yang terluka, diputuskan untuk menembak pelaku seketika itu juga, “ ujar Ferry.

Dua tembakan yang diarahkan ke dada Tyo membuat ia tersungkur dengan bersimbah darah. Jenasah korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Sutomo Surabaya untuk dilakukan autopsy. (pay)

Related posts