SURABAYA UPDATE
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

Ratusan Pemuda Beratribut Bonek Lakukan Razia Kendaraan Plat N Di Jembatan Suramadu

Sekelompok pemuda yang melakukan razia di jembatan Suramadu Kamis malam.
Sekelompok pemuda yang melakukan razia di jembatan Suramadu Kamis malam.

SURABAYA (surabayaupdate) – Menjelang pertandingan sepak bola antara kesebelasan Arema Cronus melawan Madura United yang akan digelar di Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (6/5) dalam ajang turnamen Torabika Soccer Championship, ratusan pemuda merazia mobil plat N (Malang) yang melintas di Jembatan Suramadu.

Aksi sweeping untuk mencari para supporter Arema Cronus yang ingin menyaksikan pertandingan sepak bola di Bangkalan tersebut terjadi Kamis (5/5) mulai pukul 21.10 Wib sampai 01.00 Wib.

Meski disekitar jembatan Suramadu itu banyak polisi, baik dari Dalmas Polda Jatim, Brimob Polda Jatim, Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, ratusan pemuda yang mengenakan atribut Bonek dan tidak mengenakan atribut Bonek ini memaksa mobil ber-plat N, khususnya Malang yang kebetulan melintas di Jembatan Suramadu untuk berhenti.

Setelah mobil ber-plat N ini berhenti, beberapa pemuda langsung mendekati mobil tersebut dan menggedor kaca mobil sambil berteriak supaya pengemudianya membuka kaca mobil dan menghidupkan lampu. Selain melihat para penumpang di dalam mobil, para pemuda yang mengaku sebagai supporter sepakbola ini juga memerintahkan pengemudi mengeluarkan kartu identitas untuk melihat alamat si pengendara kendaraan tersebut.

Informasi yang diperoleh surabayaupdate.com dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), ratusa pemuda beratribut supporter Bonek maupun yang tanpa menggunakan atribut Bonek ini sudah terlihat sejak sore di kedua sisi Jembatan Suramadu.

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 Wib dan jumlah mereka semakin banyak, tanpa dikomando satu persatu para pemuda yang diduga kuat para suporter sepakbola ini turun ke jalan untuk mulai melakukan sweeping terhadap kendaraan bernopol N.

Polisi yang bertugas di jembatan Suramadu Kamis malam. Namun sayangnya, kehadiran polisi ini tidak menyurutkan ratusan pemuda melakukan razia seenaknya saja.
Polisi yang bertugas di jembatan Suramadu Kamis malam. Namun sayangnya, kehadiran polisi ini tidak menyurutkan ratusan pemuda melakukan razia seenaknya saja.

Melihat kondisi semakin tidak terkendali karena ada upaya dari ratusan supporter ini akan merusak gate sisi Surabaya, ratusan polisi yang berjaga-jaga di jembatan Suramadu langsung mengambil tindakan tegas. Untuk membubarkan massa, polisi menembakkan gas air mata. Bukannya membubarkan diri, ratusan pemuda ini malah melakukan perlawanan dengan melempar batu. Hujan batu pun terjadi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ardian Satrio mengatakan, akibat terjadinya insiden ini, 2 mobil mengalami kerusakan. Untungnya, para penumpang di dalamnya selamat.

Meski sempat terjadi bentrok antara aparat kepolisian dan massa, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arnapi, membantah terlambat melakukan antisipasi adanya sweeping yang dilakukan ratusan pemuda di Jembatan Suramadu.

Lebih lanjut Arnapi mengatakan, sebagai upaya preventif, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengirimkan 2 kompi pasukannya. Tindakan preventif lain, dengan melarang kendaraan bermotor dengan nopol N untuk tidak masuk ke jembatan Suramadu.

“Ada 2 kompi personil kepolisian yang kami kirimkan ke jembatan Suramadu. Selain itu, beberapa anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang disebar di sekitar Jembatan Suramadu juga diinstruksikan supaya menghalau setiap kendaraan berplat N, supaya menghindari Jembatan Suramadu dan mengalihkan perjalanan kendaraan berplat N ini, “ ungkap Arnapi.

Kalaupun sampai terjadi razia hingga terjadi bentrokan, sambung Arnapi, hal ini lebih disebabkan karena banyaknya massa yang memadati Jembatan Suramadu. Meski demikian, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bisa mengendalikan situasi beberapa jam kemudian. (pay)

Related posts