surabayaupdate.com
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

Arek Pulosari Nekad Bunuh Diri Dengan Menceburkan Diri Ke Sungai Rolak Jagir

Inilah lokasi terlihat berusaha mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sungai Rolak Jagir. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)
Inilah lokasi terlihat berusaha mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sungai Rolak Jagir. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Diduga kuat karena depresi, seorang pemuda nekad mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sungai Rolak Jagir. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian jasad korban bunuh diri ini masih dalam pencarian.

Beberapa warga yang biasanya memancing di pinggir sungai Rolak Jagir digegerkan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang pemuda yang belakangan diketahui bernama Joko Suwarno (33), warga Jalan Pulosari III-K Surabaya.

Mendengar ada warga yang nekad bunuh diri dengan cara melompat dari pagar pengaman pintu air sungai Rolak Jagir, anggota Reskrim Polsek Wonokromo kemudian menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa saksi, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, AKP. Agung Widoyoko mengatakan, aksi bunuh diri ini terjadi pukul 14.30 Wib. Awalnya, beberapa saksi melihat, korban terlihat datang memasuki area pintu air sungai Rolak Jagir.

“Dengan mengendarai Honda Supra nopol L 3766 HK, korban yang waktu itu mengenakan jaket Hitam celana jeans terlihat datang dari arah Utara. Begitu masuk ke area pintu air, korban kemudian memarkirkan sepeda motornya tersebut di pintu sisi Selatan ini, “ ujar Agung.

Begitu mesin motor dimatikan, lanjut Agung, korban yang masih mengenakan helm dan jaket tersebut, berjalan ke tengah-tengah pintu air dan mendekati pagar pengaman. Tiba-tiba, korban naik ke pagar pembatas itu.

“Masih mengenakan helm, korban nekad menceburkan diri ke sungai yang waktu itu alirannya sangat deras. Beberapa saat setelah korban menceburkan diri, helm korban mengambang, begitu juga dengan dompetnya. Dari dompet korban itulah diketahui identitasnya, “ ungkap Agung.

Sementara itu, di lokasi kejadian juga terlihat beberapa anggota tim SAR. Dengan menggunakan peralatan penyelamatan, tim SAR ini turun ke sungai, menyisir bagian sungai termasuk titik dimana korban melompat. Namun sayangnya, hingga pukul 17.30 Wib, jasad korban belum juga diketemukan. (pay)

 

Related posts

Bos PT Aman Samudera Lines Bersikukuh Tidak Bersalah

redaksi

FPI Jawa Timur Desak Polda Jatim Serius Tangani Kasus Sandal Berlafads Allah

redaksi

Jaksa Hadirkan Ahli Bahasa Untuk Mengetahui Perbedaan Fitnah Dan Memfitnah

redaksi