SURABAYA UPDATE
HEADLINE INDEKS TNI

Calon Mahasiswa Beasiswa TNI dan Calon Perwira Prajurit Karir Diseleksi

calon mahasiswa beasiswa TNI dan perwira PK yang sedang mengikuti serangkaian tes kesehatan di Makorem 084/Bhaskara Jaya. (FOTO: penrem 084 untuk surabayaupdate.com)
calon mahasiswa beasiswa TNI dan perwira PK yang sedang mengikuti serangkaian tes kesehatan di Makorem 084/Bhaskara Jaya. (FOTO: penrem 084 untuk surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Setelah dinyatakan lulus dari tahap seleksi kesehatan I, 9 calon mahasiswa beasiswa TNI dan calon perwira prajurit karir TNI tahun 2014 dilakukan seleksi kembali.

Pada pelaksanaan seleksi yang dilaksanakan Kamis (23/10) di lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Jalan Ahmad Yani No.1 Surabaya ini dipimpin Ketua Panitia, Kajasrem 084/Bhaskara Jaya Kapten Inf Agus Budiono.

Kapenrem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf. Rudy Sudjatmiko mengatakan, kegiatan seleksi berupa pemeriksaan dan uji jasmani bagi para calon beasiswa dan perwira PK ini adalah proses lanjutan dari kegiatan Werfing penerimaan calon beasiswa dan perwira PK.

“Penerimaan calon beasiswa dan perwira PK merupakan program kerja Mabes TNI yang rutin diadakan setiap tahun anggaran, dalam merekrut pemuda-pemudi dari kalangan mahasiswa dan lulusan S1 yang berkeinginan mendapatkan beasiswa dan menjadi perwira PK, “ ujar Rudy.

Dalam seleksi kali ini, dari 9 calon mahasiswa beasiswa TNI, lanjut Rudy, hanya 3 orang yang dinyatakan lulus. Untuk hasil pemeriksaan berupa uji jasmani terhadap 43 calon perwira PK TNI, 38 orang dinyatakan lulus. Bagi yang lulus nanti akan dilanjutkan pada tahap berikutnya yaitu seleksi mental ideologi.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, salah satu item seleksi yang memiliki nilai cukup tinggi adalah pemeriksaan atau uji jasmani. Pada tahapan seleksi uji jasmani ini, setiap calon mahasiswa beasiswa TNI maupun calon perwira PK akan diukur kemampuan fisiknya.

“Kemampuan fisik setiap peserta harus dilakukan pemeriksaan karena nantinya selama menjalani pendidikan di Lembaga Pendidikan TNI, akan banyak kegiatan dan tugas yang membutuhkan kesiapan fisik yang prima, sehingga hanya calon yang memiliki kondisi kesehatan dan kemampuan fisik baik yang berhak mengikuti pendidikan di Lembaga Pendidikan TNI, “ ungkap Rudy.

Rudy menambahkan, bagi setiap calon mahasiswa beasiswa TNI dan calon perwira PK tidak perlu dikhawatirkan, karena kemampuan fisik bukanlah bawaan sejak lahir. Artinya, kemampuan fisik seseorang bisa dilatih dan dibina secara bertahap, bertingkat dan berlanjut apabila setiap calon benar-benar mempunyai niat untuk ikut seleksi menjadi prajurit TNI.

Dalam seleksi berupa uji jasmani terhadap calon mahasiswa beasiswa TNI maupun calon perwira PK kali ini, setiap calon harus menjalani serangkaian tes seperti lari selama 12 menit, pull up, sit up, push up shuttle run dan renang.

Agar pelaksanaan berjalan aman, tertib dan lancar, panitia penyelenggara menyiapkan tim keamanan dari tim intelrem dan Provosrem 084/BJ. Untuk masalah medis, panitia menyiapkan tim kesehatan dari Rumah Sakit Tentara Brawijaya yang dilengkapi 1 orang dokter umum, 3 orang paramedis, 1 unit ambulance dan alat peralatan kesehatan yang sudah disiapkan di lapangan.

Sebelum memulai seleksi, sesuai prosedur tetap (Protap), demi keamanan para calon mahasiswa beasiswa TNI maupun calon perwira PK, tim penguji selalu menyampaikan peringatan kepada seluruh calon peserta seleksi agar menjaga kesehatannya masing-masing.

Tim penguji sebelum melaksanakan tes lari, selalu mengecek kondisi kesehatan awal dengan mengambil hasil pemeriksaan tekanan darah setiap calon kemudian menanyakan apakah ada yang sakit. (penrem 084/pay)

Related posts