SURABAYA UPDATE
HEADLINE INDEKS POLITIK & PEMERINTAHAN

Ditlantas Polda Jatim Launching TACS Ditengah Pandemi Covid 19

Acara launching TACS yang dihadiri Kapolda Jatim, Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya. (FOTO : dokumen pribadi untuk surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Saat negeri ini terus berjuang melawan pandemi Covid-19, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim memperkenalkan inovasi terbarunya dibidang klaim asuransi bagi korban kecelakaan.

Inovasi yang diperkanalkan Ditlantas Polda Jatim ini diberi nama Traffic Accident Claim System (TACS). Selain dihadiri Kapolda Jatim dan seluruh jajaran pejabat utama Polda Jawa Timur, peluncuran aplikasi berbasis web ini juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi inovasi Polda Jatim ini. Menurutnya, TACS merupakan sinergitas dari empat hal penting.
“Pertama, ada sistemisasi dalam Polri yang protomoter, persiapan menuju new normal, penguatan kebutuhan Indonesia menuju era 4.0, dan bagaimana memberikan kecepatan, ketepatan dan percepatan layanan pada masyarakat,” ujar Khofifah, Selasa (30/6/2020).
Empat hal ini, lanjut Khofifah, menjadi inovasi bagi kita untuk terus bergerak progresif dan manfaatnya besar sekali,  bukan bagi masyarakat Jawa Timur saja tapi bagi bangsa dan Indonesia.
Khofifah berharap adanya aplikasi TACS ini dapat sejalan dengan program Pemprov Jatim yang CETTAR dan TACS bisa menggandeng lebih banyak rumah sakit hingga puskesmas agar menjangkau masyarakat lebih luas.
“Dengan adanya TACS, CETTAR yang menjadi tagline kerja kami di pemprov, mendapatkan energi luar biasa. Di semua lini, ini sesuatu yang diharapkan masyarakat. Di tengah pandemi COVID-19, ada pemikiran out of the box yang muncul dari Dirlantas Polda Jatim,” ungkap Khofifah.
Sementara itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol M. Fadil Imran mengatakan, aplikasi TACS diciptakan sebagai kado terindah bagi Polri dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-74. Selain itu, TACS juga dipersembahan khusus bagi masyarakat Jawa Timur.
Terkait TACS, Fadil menjelaskan, aplikasi ini akan memutus birokrasi berbelit saat korban kecelakaan melakukan klaim asuransi sehingga penanganan korban kecelakaan bisa lebih cepat.
“Di Jatim, TACS bisa diterima di139 rumah sakit di Jawa Timur. Ke depan, puskesmas yang bisa melakukan rawat inap bisa melakukan sistem ini,” ungkap Fadil.
Perwira tinggi yang pernah menjabat sebagai Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya ini juga mengatakan, TACS memudahkan masyarakat korban laka lantas mendapatkan klaim asuransi Jasa Raharja yang tercover BPJS agar mendapatkan layanan kesehatan.
Fadil pun berharap, aplikasi ini bisa menekan angka fatalitas akibat kecelakaan di Jawa Timur. (pay)

Related posts