surabayaupdate.com
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

Sebagai Ketua DPC Peradi Kota Surabaya, Dr. Tonic Tangkau Pertegas Masalah Etika Dan Moral Bagi Advokat Saat Beracara

Dr. Tonic Tangkau, SH., MH (tengah) diapit Ketua DPN Peradi SAI dan Sekjen DPN Peradi SAI periode 2025-2030. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Setelah terpilih secara aklamasi pada pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) Kota Surabaya, Dr. Tonic Tangkau, SH.,MH akan melakukan beberapa perubahan di organisasi Peradi SAI Kota Surabaya.

Yang akan dipertegas kepada para advokat yang tergabung dalam DPC Peradi SAI Kota Surabaya adalah mengenai menjaga etika dan moral ketika beracara.

Hal ini diungkapkan Tonic Tangkau diperhelatan pelantikan dan pengambilan sumpah Ketua dan para pengurus DPC Peradi SAI Kota Surabaya periode 2026-2031, Rabu (6/5/2026).

Dalam perhelatan pengambilan sumpah dan pelantikan Ketua dan 93 Pengurus DPC Peradi SAI Kota Surabaya periode 2026-2031 ini dihadiri beberapa tokoh penting, baik dilingkungan penegak hukum, praktisi hukum dan terlihat pula beberapa pengusaha ternama di Surabaya.

Tokoh-tokoh penting yang menghadiri acara ini seperti Ketua Dewan Pembina Peradi SAI, Dr Juniver Girsang SH., MH, Ketua Umum Dewan Perwakilan Nasional (DPN) Peradi SAI periode 2025-2030 Harry Ponto SH., LL. M, dan Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI periode 2025-2030 Dr. A. Patra M. Zen SH., LL.M selaku Sekretaris Jenderal.

Selain itu, tampak pula anggota Komisi 3 DPR RI, Irjen Pol (purn) Drs H. Machfud Arifin SH.; H. Arteria Dahlan ST., SH., MH.; Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur Sujatmiko, SH., MH.; Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Tri Anggoro Mukti SH., M.Krim, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Darwis Burhansyah SH., MH, Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya Prof. Dr. Hadi Shubhan SH., MH., C.N, serta jajaran Forkopimda lainnya.

Usai pelantikan, Ketua DPC Peradi SAI Surabaya terpilih Tonic Tangkau mengatakan program kerja Peradi SAI selama ini sudah berjalan dengan baik sehingga dia tinggal meneruskan program-program yang sudah berjalan dengan baik.

“Kami sangat menghargai kerja keras kepengurusan sebelumnya karena banyak hal baik sudah dilakukan,” ujar Tonic Tangkau.

Dr. Tonic Tangkau, SH., MH mengibarkan bendera PATAKA PERADI usai dilantik sebagai Ketua DPC Peradi SAI Kota Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Kepengurusan saat ini, lanjut Tonic Tangkau, pada dasarnya melanjutkan fondasi tersebut. Namun ada beberapa fokus baru, terutama dalam hal konsolidasi internal dan pembenahan organisasi agar lebih solid, profesional, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Tonic juga menegaskan, akan menekankan peningkatan kapasitas diri, khususnya dalam hal etika dan moral profesi Advokat ketika beracara.

“Perlu diingat, profesi advokat menyandang predikat officium nobile yang artinya profesi yang terhormat,” tegas Tonic Tangkau.

Itu bukan sekadar gelar, sambung Tonic, tetapi ada tanggung jawab besar yang harus tetap dijaga. Oleh karena itu, kami ingin memastikan setiap advokat harus terus belajar, terus memperbaiki diri, dan berperilaku sesuai nilai-nilai profesi yang luhur.

Dalam masa kepemimpinannya di DPC Peradi SAI Kota Surabaya, Tonic Tangkau ingin menghapus stigma buruk yang ada di masyarakat yaitu “no money no justice”.

“Saya akan berusaha keras dimasa kepemimpinan saya di DPC Peradi SAI Kota Surabaya ini, untuk menghapus stigma burun tersebut,” ungkap Tonic.

Ke depannya, lanjut Tonic, advokat harus hadir bagi semua pencari keadilan, bukan hanya bagi mereka yang mampu secara finansial.

” Integritas dan akses keadilan harus berjalan beriringan,” tegas Tonic Tangkau.

Ketua DPN Peradi SAI didampingi Sekjen DPN Peradi SAI mengambil sumpah dan melantik pengurus dan Ketua DPC Peradi SAI Kota Surabaya periode 2026-2031. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Sementara itu terkait dengan kabar adanya rencana kerja sama dengan pemerintah kota, Tonic menyampaikan sudah ada pembicaraan dengan Walikota Surabaya.

“Benar. Kami mendapat harapan dari Wali Kota agar advokat dapat bekerja sama dengan pemerintah kota menghadirkan pendampingan hukum di tingkat kecamatan dan kelurahan. Ini sangat positif dan kami siap mewujudkannya agar masyarakat mendapatkan akses hukum yang lebih dekat dan nyata,” ujar Tonic.

Tonic kembali menerangkan, program pendampingan hukum yang dimaksud tersebut akan segera direalisasikan. Saat ini masih dalam tahap koordinasi lanjutan.

“Namun komitmen kami jelaskan, ini bukan sekadar wacana, melainkan program yang akan diwujudkan dalam praktik nyata,” kata Tonic Tangkau.

Kepengurusan di DPC Peradi SAI Kota Surabaya terlihat banyak diisi para advokat muda. Menanggapi hal itu Tonic Tangkau mengatakan bahwa hal tersebut bagian dari kaderisasi sehingga para advokat muda ini kedepannya dapat menjadi seorang pemimpin khususnya di organisasi advokat ini.

“Sekitar 75% pengurus di DPC Peradi SAI Kota Surabaya saat ini adalah anak muda. Ini bagian dari kaderisasi berkelanjutan,” tandasnya.

Generasi senior, sambung Tonic, akan menjadi pembimbing di belakang layar. Sementara generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan.

Hal lain yang menjadi fokus utama sebagai program kerja diawal kepemimpinan Tonic Tangkau adalah tentang pendampingan hukum pro bono.

Untuk pro bono ini, Tonic Tangkau memastikan bahwa hal ini akan menjadi komitmen utama organisasi dibawah kepemimpinanya.

Tonic pun berjanji akan membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan pendampingan hukum. Bahkan, jika pendampingan dilakukan di kelurahan atau kecamatan, itu sepenuhnya tanpa biaya. (pay)

 

Related posts

Hakim Bebaskan Salim Himawan Saputra

redaksi

Saksi Ahli Pemohon Praperadilan Akhirnya Tersudut Di Persidangan

redaksi

Pembeli Mobil Yaris Gadungan Dan Pembuat Plat Nomor Palsu Ditangkap Polisi

redaksi