
SURABAYA (surabayaupdate) – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta melantik 631 Bintara Remaja di Sekolah Polisi Negara (SPN) Mojokerto, Senin (28/6/2021).
Selain melantik 631bintara remaja tersebut Kapolda Jatim juga menyematkan tanda pangkat kepada para bintara remaja tersebut.
Dengan dilantiknya para bintara remaja serta disematkan tanda pangkat kepada mereka, menandakan bahwa pendidikan pembentukan bintara Polri tahun anggaran 2020-2021 telah usai dilaksanakan.
Para bintara Polri ini telah dididik di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, dan 31 SPN Polda se-Indonesia selama tujuh bulan.
Selain memberikan tanda selamat kepada para bintara yang baru lulus ini, Irjen Pol Nico Afinta juga memberikan pesan dan wejangan bagi para bintara yang langsung menyandang pangkat Bintara Dua Polisi ini.
Apa saja yang disampaikan Kapolda Jatim kepada 631 Bintara muda yang baru lulus ini? Lebih lanjut Nico Afinta mengatakan, setelah secara resmi dinyatakan lulus dan dilantik dari Lemdiklat Polri yang ada di 31 SPN Polda seluruh Indonesia ini telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara.

“Sebagai Bhayangkara Negara, kalian dituntut harus mampu menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku hidup, baik dalam ketika dinas maupun diluar kedinasan, sehingga mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,” ujar Nico.
Apa yang telah kalian capai saat ini, lanjut Nico, bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian nyata sebagai insan Bhayangkara.
“Oleh karena itu, bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti, memberikan darma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.
Kepada para bintara muda ini, Nico juga memperingatkan tentang perkembangan jaman dan modus kejahatan yang ikut berkembang. Hal ini adalah tantangan bagi Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Polisi mempunyai tugas sebagai pengayom dan menjaga masyarakat. Oleh karena itu, institusi Polri membutuhkan Sumber Daya Manusia yang handal. Melalui pendidikan itulah, Polri mendapatkan SDM yang handal dan dapat memenuhi tugas serta tanggungjawabnya sebagai polisi,” ungkap Nico.
Kepada para bintara muda, Nico juga mengatakan, bahwa seorang bintara polisi telah dididik, dilatih, dan ditempa dengan berbagai teori dan praktek agar mampu menjadi sosok anggota Polri yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik.
Dengan berakhirnya program pendidikan bintara ini, Polri telah menambah personil golongan pangkat Bintara se-Indonesia sebanyak 11.198 orang, yang terdiri dari 10.638 polisi laki-laki dan 560 Polisi Wanita (Polwan). Sedangkan, untuk SPN Polda Jatim sendiri melantik 631 orang Brigadir Polisi laki-laki. (mbul)
