SURABAYA UPDATE
EKONOMI & BISNIS HEADLINE INDEKS

Cosmobeaute Indonesia 2014 Menggelar Road Show Di Surabaya

Seorang pakar kecantikan dalam hal make up sedang memberikan pelatihan kepada para peserta cosmobeaute 2014 road show yang diselenggarakan di Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)
Seorang pakar kecantikan dalam hal make up sedang memberikan pelatihan kepada para peserta cosmobeaute 2014 road show yang diselenggarakan di Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (SurabayaUpdate) – Menyambut dilaksanakannya pagelaran Cosmobeaute Indonesia ke-9 di Jakarta, seminar dan pameran tentang kecantikan ini menggelar road show di empat kota terbesar di Indonesia.

Selain Medan, Balikpapan dan Makasar, Cosmobeaute Indonesia edisi ke-9 yang akan dihelat 9-11 Oktober 2014 di Jakarta Convention Centre tersebut, kali ini melakukan tour antar kota di Surabaya. Acara ini dilaksanakan Senin (25/8).

Pada acara road show yang diselenggarakan di Surabaya ini, seluruh peserta yang terdiri para make up artis professional, para penata rambut ternama baik lokal Surabaya maupun penata rambut nasional, pemilik salon, spa dan perusahaan kosmetik, ditunjukkan teknik make up dan gaya rambut 2014.

Rudi Hadisuwarno, maestro penata rambut yang dimiliki Indonesia mengatakan, cosmobeaute adalah ajang pameran dimana pengusaha-pengusaha dari berbagai negara dalam industri kecantikan memamerkan produk-produk mereka, bukan hanya produk kosmetik, namun juga mesin-mesin untuk perawatan kecantikan, kemasan, dan alat-alat untuk penataan rambut, dan produk-produk rambut untuk kecantikan.

“Semuannya itu dipamerkan secara bersama-sama dengan tujuan mencari agen pemasaran. Selain itu, untuk ahli menata rambut dan kecantikan, mereka bisa melihat produk apa yang baru, karena setiap tahun, selain memperkenalkan teknologi terkini khususnya dibidang kecantikan, juga memperkenalkan kepada khalayak umum, produk kecantikan terbaru sehingga para pelaku bisnis kecantikan tidak harus ke luar negeri untuk mendapatkan produk kecantikan yang terbaru begitu juga dengan alat serta mesin untuk kecantikan yang terbaru saat ini, “ ungkap Rudi.

Pada acara cosmobeaute nanti, lanjut Rudi, juga akan dilakukan seminar-seminar dengan melibatkan para ahli rambut dan ahli kecantikan. Semua peserta yang hadir akan mendapatkan pelajaran tentang rambut dan kecantikan dari para ahli dimana semua pelajaran dari para ahli itu mereka dapatkan secara gratis.

“Dokter-dokter kecantikan juga akan hadir pada perhelatan cosmobeaute 2014 ini. Selain itu, perusahaan pembuat make up dan alat kecantikan, akan membuat workshop, sehingga para peserta yang menghadiri cosmobeaute akan diajari bagaimana menggunakan alat kecantikan yang terbaru sehingga mereka tertarik untuk membelinya dan mempergunakannya di salon-salon kecantikan milik mereka, “ jelas Rudi.

Rudi pun mengatakan bahwa cosmobeaute ini tidak akan mematikan perusahaan-perusahaan asal Indonesia yang memproduksi produk kecantikan. Bahkan, hal itu sangat membantu perusahaan-perusahaan kecantikan tersebut yang ada di luar negeri. Sehingga, jika cosmobeaute ini misalnya digelar di Malaysia, maka perusahaan kecantikan asal Indonesia yang sudah lama membuka cabangnya disana, bisa menjadi terkenal.

Sementara itu, Managing Director PT. Prakarsa Sinergi Utama, Juanita Soerakoesoemah mengatakan, seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia ikut meningkat. Hal ini juga berpengaruh terhadap pasar industri produk kecantikan dan perawatan kulit yang menerima keuntungan dari meningkatnya kemampuan konsumen untuk berbelanja produk kecantikan, sebagai bagian dari kebutuhan mewah sehari-hari.

“Cosmobeaute Indonesia 2014 menjadi platform bagi para praktisi kecantikan di wilayah Indonesia. Kepercayaan juga terlihat dengan adanya dukungan dari Departemen Kesehatan, Administrasi Makanan dan Obat, Kementerian Pariwisata dan beberapa asosiasi kecantikan yang sangat berharga bagi kami, “ ujar Juanita.

Peningkatan positif, lanjut Juanita, dapat dilihat dari besarnya dukungan sektor swasta dimana lebih dari 700 merk, produk, jasa dan teknologi, akan dipamerkan diantara 300 perusahaan dari 15 negara yang berbeda termasuk Amerika Serikat, Arab Saudi, Bahrain, Cina, Hongkong, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Skotlandia, Singapura, Spanyol, Taiwan dan Thailand. (pay)

Related posts