surabayaupdate.com
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

100 Lukisan SBY Dipamerkan Di Voza Tower Surabaya

Hermanto Tanoko (Kiri) mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono memotong pita sebagai tanda dibukanya pameran lukisan tunggal di Voza Tower Surabaya. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Sebanyak 100 lukisan karya Susilo Bambang Yudhoyono dipamerkan di Voza Tower Surabaya.

Dihari pertama pembukaan pameran tunggal Susilo Bambang Yudhoyono ini, beberapa pejabat penting pun hadir seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., Ph.D., beserta istri tercinta Arumi Bachsin, Bupati Pacitan periode 2025-2030 Indrata Nur Bayuaji, Suwarno Wisetrotomo, Kurator Galeri Nasional Indonesia periode 1998–2024. dan Hermanto Tanoko, CEO Tancorp Abadi Nusantara.

Negarawan yang lahir 9 September 1949 ini tak lagi bicara tentang politik praktis. Purnawirawan TNI Jenderal Bintang Empat ini pun mengatakan, hari-harinya lebih banyak diisi dengan kegiatan melukis.

Bagi SBY, melukis tidak hanya menghasilkan sebuah karya seni. Dari 100 lukisan yang dipamerkan di Voza Tower Surabaya mulai tanggal 16-29 September 2026 ini, tercipta didasarkan atas kerinduannya yang sangat mendalam kepada seorang wanita yang telah berpulang terlebih dahulu, Kristiani Herrawati yang akrab dipanggil Ani Yudhoyono.

Pameran lukisan tunggal karya SBY yang digelar gratis untuk masyarakat ini terasa makin istimewa dengan diluncurkannya buku monograf berjudul “Menangkap Pesona Kekuatan Cahaya: Lanskap Hati Susilo Bambang Yudhoyono” karya kurator kondang Suwarno Wisetrotomo, bersama pengusaha nasional Hermanto Tanoko.

Di balik sapuan kuas dan perpaduan warna yang memanjakan mata, melukis bagi SBY bukan sekadar penyalur hobi.

Aktivitas ini menjadi terapi emosional dan ruang perenungan mendalam, terutama setelah kepergian sang istri tercinta, Ani Yudhoyono.

Sebagian karya yang dipamerkan bahkan lahir dari kerinduan mendalam, di mana SBY melukis ulang hasil jepretan fotografi Ani Yudhoyono.

Tak jarang, proses kreatif itu lahir secara spontan di pinggir jalan, pantai, hingga kaki gunung saat ia melakukan perjalanan (plein air painting).

“Ke mana pun saya pergi, selalu ada koper kecil berisi peralatan melukis. Jika melihat pemandangan yang paintable, saya minta berhenti dan langsung melukis di situ,” kenang SBY.

Uniknya, pameran seni ini juga membawa misi sosial yang kuat. SBY mengungkapkan, hasil penjualan lukisannya mendatangkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Sebenarnya, nanti di bulan Desember, ada pameran tunggal di Jakarta. Di sana, akan dipamerkan 500 lukisan di Jakarta,” tutur SBY.

Hasil penjualan lukisan di Jakarta itu, lanjut SBY, nantinya akan digunakan untuk bantuan sosial, membiayai klub voli LavAni, dan mendukung pemeliharaan Museum SBY-Ani di Pacitan.

Gagasan pameran dan buku ini disambut hangat Hermanto Tanoko. Menurut CEO Tancorp ini, melukis dan mengelola bisnis punya kesamaan filosofi, butuh visi yang jernih, kepekaan rasa, serta keberanian mengambil keputusan.

“Kita akan melihat sisi lain dari sosok SBY. Di balik perjalanan panjangnya sebagai seorang prajurit, negarawan, dan
pemimpin bangsa, ternyata ada jiwa seorang seniman,” kata Hermanto Tanoko.

Bagi warga Surabaya yang ingin menikmati keindahan lukisan karya SBY, pameran di Voza Tower ini terbuka setiap hari pukul 10.00–21.00 WIB tanpa dipungut biaya.
Selain melihat lukisan, pengunjung juga bisa mengikuti berbagai agenda seru seperti talkshow, live painting, hingga lomba baca puisi. (pay)

Related posts

Komplotan Jambret Jalan Mayjen Sungkono Surabaya Dimarahi Hakim

redaksi

Terbukti Nyabu, Dua Anggota Polisi Divonis 6 Tahun Dan Denda Rp 800 Juta

redaksi

Bendera Pataka Harley Davidson Resmi Serah Terimakan Kepada Wawan Kurniawan Basnawi

redaksi