surabayaupdate.com
HEADLINE INDEKS PENDIDIKAN & KESEHATAN

TIM MARITIM CHALLENGE ITS DIJANJIKAN REWARD BERUPA BEASISWA

Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA dan Dr Ir Bambang Sampurno MT selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Hubungan Alumni ITS saat menyambut kedatangan tim MCI di kampus ITS.
Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA dan Dr Ir Bambang Sampurno MT selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Hubungan Alumni ITS saat menyambut kedatangan tim MCI di kampus ITS.

SURABAYA (SurabayaUpdate) – Setelah berhasil menjuarai lomba kemaritiman di Vannes, Prancis, tim Maritim Challenge ITS (MCI) kembali ke tanah air. Acara penyambutan pun dilaksanakan di kampus Institut 10 Nopember Surabaya (ITS).

Pada acara penyambutan yang dilaksanakan di kampus ITS, Jumat (8/8) itu dihadiri Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA, Dr Ir Bambang Sampurno MT, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Hubungan Alumni ITS.

Rektor ITS Prof Dr Ir Triyogi Yuwono DEA mengatakan, tim MCI ini telah berhasil menjadi juara satu dalam ketrampilan kepelautan Atlantic Challenge Internasional 2014 yang dihelat di Vannes, Perancis.

“Penghargaan bergengsi Spirit of Challenge ini diterima tim MCI bersama tim dari Lithuania. Pada tahun 2012 lalu, tim MCI yang merupakan satu-satunya wakil dari negara Asia Pasifik, yang mendapatkan penghargaan yang sama dalam event dua tahunan ini, “ ungkap Triyogi.

Baru tim MCI, lanjut Triyogi, wakil dari Indonesia, yang berhasil meraih penghargaan tersebut sebanyak dua kali berturut-turut. Penghargaan Spirit of Atlantic Challenge ini pun merupakan kali ketiga diterima oleh Tim MCI. Penghargaan kali pertama diterima saat bertarung tahun 2002 di Rockland, Amerika Serikat.

“Atas prestasi yang sudah dipersembahkan tim MCI ini, ada penghargaan khusus yang akan kami berikan. Penghargaan tersebut sebagai reward yang memang pantas tim MCI dapatkan atas prestasi mereka tersebut. Penghargaan itu berupa beasiswa kepada seluruh peserta tim MCI, “ ujar Triyogi.

Masih menurut Triyogi, MCI sendiri telah mengikuti perlombaan tingkat dunia Atlantic Challenge International (ACI) sejak tahun 2002. Dan selama itu, MCI berhasil meraih juara sebanyak 3 kali. Pertama tahun 2002, kemudian tahun 2012 dan tahun 2014.

“Bahkan, kapal yang menang tahun 2012, yang diberi nama Rojo Segoro, saat ini dipinjam tim dari Lithuania. Untuk itu, pada perhelatan selanjutnya, tim MCI akan mempersiapkan diri lagi guna menghadapi lomba yang sama dua tahun mendatang, “ pungkasnya.

Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sambung Yogi, perkembangan MCI terus menerus dipantau perkembangannya oleh tenaga-tenaga pendidik di ITS Surabaya. Tenaga pendidik itu berusaha supaya para mahasiswa yang tergabung disana bisa berproses dengan baik.

Yang selama ini terjadi di MCI adalah adanya interaksi antara mahasiswa dengan dosen dan adanya interaksi antara mahasiswa dengan mahasiswa. Dengan dijadikannya MCI sebagai bagian dari UKM, seluruh mahasiswa yang ada di sana diharapkan pula dapat belajar bagaimana memimpin dan bagaimana mahasiswa itu bisa bekerjasama dengan tim. (pay)

Related posts

Sempat Buron, Residivis Kasus Penipuan Kembali Disidangkan

redaksi

Sepasang Pelajar Terjaring Razia Mesum Di Hotel

redaksi

ASRAMA PRAJURIT YONIF 500/RIDER SEGERA DIBANGUN

redaksi