surabayaupdate.com
HEADLINE INDEKS PENDIDIKAN & KESEHATAN

SAPU ANGIN SPEED II DILUNCURKAN DI HARI KEMERDEKAAN RI KE-69

Mobil Sapu Angin Speed (SAS) II sedang dilakukan uji coba.
Mobil Sapu Angin Speed (SAS) II sedang dilakukan uji coba.

SURABAYA (SurabayaUpdate) – Bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-69, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) luncurkan mobil karya mahasiswanya. Selain meluncurkan mobil karya mahasiswanya, ITS pada hari Minggu (17/8), juga melepas tim robot yang akan berlaga di India, Sabtu (23/8) mendatang dan 58 tim ITS yang akan berlaga di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas 2014) ke-27 di Semarang, Senin (25/8). Juni lalu, tim robot ITS berhasil meraih juara I Kontes Robot Abu Indonesia 2014.

Mobil yang diluncurkan di hari Kemerdekaan RI ke-69 itu adalah Sapu Angin Speed (SAS) II. Mobil karya mahasiswa teknik mesin ini dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi Student Formula Japan (SFJ) 2014, September mendatang. SFJ adalah kompetisi yang digelar oleh Society of Automotive Engineers (SAE) dan ITS menjadi satu dari tiga wakil Indonesia yang mengikuti kompetisi itu.

Akhmad Itang Anwarsyah, manajer tim SAS II mengatakan, mobil SAS II merupakan hasil penyempurnaan SAS I, generasi pertama yang meraih sukses Best Rookie Award, sebuah penghargaan pendatang baru terbaik pada kompetisi serupa.

“Setelah berhasil meraih juara pada tahun lalu, kami melakukan berbagai pengembangan untuk mobil generasi kedua ini. Kami optimis mendapatkan lebih banyak gelar lagi pada kompetisi yang akan digelar September mendatang tersebut, “ ujar Akhmad Itang.

Pada kompetisi yang akan diikuti September mendatang tersebut, lanjut Akhmad, tim SAS II ITS menargetkan juara Best Performance atau performa terbaik. Untuk meraih gelar itu, sejumlah persiapan sudah dilakukan. Selain itu, tim SAS II dibimbing dua dosen. Mereka adalah Ir Witantyo M.Eng Sc dan Alief Wikarta ST MSc.Eng.a PhD.

“Selama enam bulan kami terus mempersiapkan diri. Kami telah melakukan sepuluh kali test run yang dilakukan dengan berbagai kondisi dan cuaca. Karena itu, jika dibanding dengan SAS I, generasi kedua ini jauh lebih siap untuk ikut kompetisi. Sebab tahun lalu, SAS I hanya melakukan satu kali test run saja, “ ungkap Akhmad.

Masih menurut Akhmad, mobil formula SAS II ini menggunakan mesin Husaberg 450 cc dengan tipe silinder tunggal. Mesin ini diimpor langsung dari Austria. Dibandingkan dengan SAS I, mobil ini memiliki bobot 30% lebih ringan. Bodi mobil dibuat dari bahan Carbon Fiber with Joneycomb Frame.

Ir Witantyo M.Eng Sc, salah satu dosen pembimbing mengatakan, ada 19 mahasiswa yang akan berangkat ke Jepang untuk mengikuti kompetisi tersebut. Mereka akan berangkat 31 Agustus mendatang. Diharapkan, tim SAS II ini akan mendapat lebih banyak lagi gelar juara dalam kompetisi yang akan digelar selama 5 hari tersebut. (pay)

Related posts

Residivis Kasus Penipuan Tertangkap Saat Hendak Jual Sepeda Onthel Hasil Pencurian

redaksi

Jadi Pembela Henry J Gunawan, Yusril Ihza Mahendra Ajukan Nota Keberatan

redaksi

Tidak Didasari Aturan Yang Ada, Hakim Tolak Praperadilan Wakil Bupati Bojonegoro

redaksi