surabayaupdate.com
HEADLINE INDEKS PENDIDIKAN & KESEHATAN

Lima Tim ITS Surabaya Lolos Pemeriksaan Teknis Di Hari Kedua IEMC

Salah satu tim peserta IEMC sedang melakukan persiapan di pelaksanaan IEMC hari kedua. (FOTO : humas ITS untuk surabayaupdate.com)
Salah satu tim peserta IEMC yang lolos pemeriksaan teknis di hari kedua sedang melakukan persiapan sebelum mengikuti balapan di Sirkuit Kenjeran Surabaya.  (FOTO : humas ITS untuk surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Perhelatan Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) memasuki hari kedua, Jumat (17/10). Dihari kedua ini, seluruh tim yang lolos akan melakukan balapan di sirkuit Kenjeran Surabaya.

Sebagai tuan rumah, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) mencatat prestasi yang membanggakan. Lima tim ITS berhasil lolos pemeriksaan teknis untuk kategori urban diesel, urban bensin, prototype etanol dan prototype diesel, prototype etanol dan prototype bensin. Sementara itu, tiga tim ITS lainnya masih dalam tahap pemeriksaan teknis.

IEMC dihari kedua, sebanyak 64 tim sudah menjalani pemeriksaan teknis. Dari jumlah itu, 35 tim berhasil turun ke arena sirkuit untuk mengikuti balapan. Pada kompetisi mobil hemat energi ini, dua tim mobil hemat energi ITS Surabaya ternyata mengalami nasib kurang beruntung.

Louis Zaldhy Lazuardhy Purnama Putra selaku ketua panitia IEMC mengungkapkan, kegagalan dua tim hemat energi ITS itu disebut Did Not Finish (DNF). Meski gagal, namun tim itu masih punya kesempatan untuk mengulang balapan hingga hari terakhir IEMC, Minggu (19/10) ini.

“Mengapa dua tim ITS mengalami kegagalan? Pada saat balapan, mobil prototype bensin rancangan mahasiswa ITS tersebut sempat dimatikan dalam sirkuit. Mematikan mesin mobil ini adalah salah satu strategi tim, “ ungkap Louis.

Ketika akan dinyalakan mesinnya, lanjut Louis, pengendara gagal menyalakan kembali mesin mobil. Jika sudah begitu maka tim yang tidak bisa menyalan kembali mesinnya tersebut dianggap gagal dalam balapan.

Sementara itu, menanggapi jalannya IEMC mulai hari pertama hingga saat ini, berjalan dengan lancar. Ada kejadian menarik di kompetisi mobil hemat energi ini. Prototype listrik milik Unversitas Negeri Yogyakarta (UNY) sempat kehilangan kendali di garis finish. Akibatnya kendaraan tersebut hampir menabrak pembatas jalan. Untung saja mobil berhasil di rem sebelum menabrak pembatas jalan.

Masih menurut mahasiswa jurusan Teknik Mesin ITS ini, selain melaksanakan bapalan, dalam gelaran IEMC ini, juga dilaksanakan open tour untuk masyarakat umum. Open Tour itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat yang sangat antusias menyaksikan kompetisi ini.

“Antusias masyarakat akan digelarnya kompetisi ini sudah terlihat tahun lalu. Dalam open tour ini, masyarakat yang menonton kompetisi IEMC akan diajak berkeliling di lokasi IEMC. Selain diajak berkeliling, masyarakat juga diberi informasi mengenai mobil hemat energi baik milik ITS maupun universitas lainnya, “ papar Louis.

Selain itu, peserta tour juga akan mendapat berbagai macam stiker yang disiapkan panitia IEMC. Tujuan tour ini adalah untuk memfasilitasi masyarakat yang selama ini sering penasaran dengan nasional mobil hemat energi. (humas ITS/pay)

 

Related posts

Saksi Kerusuhan Dolly Ungkap Adanya Tindak Kekerasan Terhadap Pokemon

redaksi

Korban Dugaan Penipuan Dengan Modus Dana Talangan Muncul Lagi

redaksi

Tidak Mau Membayar Honorarium Pengacara Sebesar Rp. 5,870 Miliar, Warga Menganti Digugat Wanprestasi

redaksi