Walikota Surabaya Bakar Sepuluh Kg Ganja Dan Enam Ratus Dua Puluh Delapan Gram Sabu

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mendapat kesempatan membakar BB narkoba ganja dan sabu-sabu, didampingi Kajari Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Rawi. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mendapat kesempatan membakar BB narkoba ganja dan sabu-sabu, didampingi Kajari Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Rawi. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA – (surabayaupdate) – Disaksikan beberapa pejabat negara yang lain, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini membakar barang bukti (BB) tindak pidana, baik narkotika, kesehatan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inckrah).

Beberapa pejabat pemerintah daerah yang ikut menyaksikan acara pemusnahan BB di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, Kamis (22/12) antara lain Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Sujatmiko, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Didik Farkhan, perwakilan dari Reskoba Polrestabes Surabaya, dan seluruh Kepala Seksi (Kasi) di Kejari Tanjung Perak Surabaya.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, bakar BB yang digelar Kejari Tanjung Perak Surabaya ini merupakan bukti keseriusan aparat penegak hukum untuk ikut mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkoba.

“Inilah bukti nyata yang kita saksikan bersama, dimana Kejari Tanjung Perak Surabaya serius mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan peredaran narkoba di Kota Surabaya. Atas kinerja Kejari Tanjung Perak Surabaya ini, kami Pemerintah Kota Surabaya, sangat mengapresiasinya, “ ujar Risma.

Kajari Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Rawi (TENGAH) memberikan penjelasan ke Walikota Surabaya tentang barang bukti yang hendak dimusnahkan. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Kajari Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Rawi (TENGAH) memberikan penjelasan ke Walikota Surabaya tentang barang bukti yang hendak dimusnahkan. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

Sementara itu, Kajari Tanjung Perak Surabaya, Muhammad Rawi mengatakan, bakar BB yang dilakukan Kejari Tanjung Perak Surabaya ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan institusi kejaksaan. Untuk pelaksanaan bakar BB kali ini, narkoba masih menduduki peringkat teratas.

“Pada kesempatan kali ini, kami memusnahkan 10,115 kilogram ganja dan ini kami peroleh dari 20 perkara. Selain itu, kami juga memusnahkan 628 gram sabu-sabu yang diperoleh dari 215 perkara. Seluruh barang bukti narkoba ini, nilainya mencapai Rp. 1 miliar lebih, “ ungkap Rawi.

Kejari Tanjung Perak Surabaya, lanjut Rawi, juga memusnahkan ratusan alat hisap sabu-sabu hasil dari penyelesaian 167 perkara narkoba. Selain membakar ganja dan sabu-sabu, pada alat pembakar BB yang terbuat dari tong tersebut juga dimusnahkan 62 butir pil ekstasi dari 5 perkara yang ada.

“Seluruh barang bukti narkoba yang kami musnahkan termasuk alat hisap sabu-sabu pada hari ini, semuanya sudah mempunyai kekuatan hukum tetap di PN Surabaya. Kejari Tanjung Perak Surabaya, juga masih mempunyai beberapa BB narkoba lain yang siap dimusnahkan, tinggal menunggu turunnya penetapan dari pengadilan, “ papar Rawi.

Masih menurut Rawi, selain memusnahkan BB narkoba, Kejari Tanjung Perak Surabaya juga memusnahkan BB yang berkaitan dengan Undang-Undang Kesehatan, seperti 15.221 butir pil double L dari 13 perkara, serta 1 perkara untuk obat keras dengan jumlah BB satu dus.

Untuk perkara pidana umum yang melanggar ketertiban umum, ikut dimusnahkan satu kardus yang terdiri dari kartu remi, rekapan kertas judi, spidol, bolpoin, HP, kalkulator, triplek dan perlak. Semua BB tindak pidana perjudian ini berasal dari 70 perkara judi yang juga sudah berkekuatan hukum tetap. (pay)