SURABAYA UPDATE
HEADLINE HUKUM & KRIMINAL INDEKS

Dua Poket Sisa Pesta Sabu Membuat Trie Dede Tornando Dan Tiga Temannya Diadili

Para terdakwa yang diadili di PN Surabaya karena menggelar pesta sabu. (FOTO : samsoel/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Gara-gara menyimpan dua poket narkotika jenis sabu sisa pesta sabu dua hari sebelumnya, seorang penghuni kos dan tiga temannya diadili.

Mereka yang menjadi terdakwa dan kemudian diadili di  Pengadilan Negeri (PN) Surabaya itu bernama Trie Dede Tornando, Herlina Wiwin Haniva, Wawan Miftach Anugrah dan Angga Reza Eka Kurniawan.
Keempat terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika ini menjalani sidang pertamanya dengan agenda pembacaan dakwaan, kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi.
Persidangan keempat terdakwa ini digelar secara online dari ruang sidang Candra PN Surabaya, Selasa (27/7/2021). Di persidangan perdananya ini, keempat terdakwa didampingi Rony selaku penasehat hukumnya.
Usai hakim Martin Ginting, hakim PN Surabaya yang ditunjuk sebagai ketua majelis melakukan pengecekan identitas keempat terdakwa, Jaksa Fathol Rasyid membacakan surat dakwaannya.
Setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaannya, persidangan dilanjutkan dengan mendengarkan keterangan saksi. Pada persidangan ini, JPU menghadirkan saksi penangkap.
Joko Sulistyo adalah saksi penangkap yang dihadirkan JPU. Dalam keterangannya, anggota kepolisian ini menjelaskan kronologi penangkapan terhadap keempat terdakwa.
“Ketika kami melakukan penangkapan, terdakwa Trie Dede Tornando, Herlina Wiwin Haniva, Wawan Miftach Anugrah dan Angga Reza Eka Kurniawan sedang dalam keadaan santai-santai,” ujar Joko.
Begitu juga saat petugas mengamankan keempat terdakwa dan melakukan penggeledahan badan terhadap keempat terdakwa. Polisi yang melakukan penggerebekan waktu itu, tidak menemukan adanya barang bukti narkoba.
“Saat kami lakukan penggeledahan di kamar kos salah satu terdakwa, baru kami temukan barang bukti narkoba jenis sabu,” ungkap Joko.
Barang bukti yang ditemukan itu, lanjut Joko, berupa dua poket sabu dengan berat  masing-masing 0,095 gram dan 0,062 gram, lima pipet kaca, botol kaca yang digunakan sebagai alat hisap, dan dua timbangan elektrik.
Dari pengakuan para terdakwa akhirnya diketahui jika dua poket sabu dengan berat masing-masing 0,095 gram dan 0,062 gram tersebut adalah sisa pembelian yang dilakukan terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftach Anugrah dengan cara patungan, kemudian dipakai pesta narkoba bersama-sama dengan terdakwa Herlina Wiwin Haniva dan terdakwa Angga Reza Eka Kurniawan.
Joko juga menjelaskan, untuk membeli sabu-sabu, terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftach Anugrah patungan Rp. 200 ribu dan Rp. 300 ribu sehingga terkumpul uang Rp. 500 ribu.
Sementara itu, dalam surat dakwaan JPU dijelaskan bahwa keempat terdakwa didakwa melanggar pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Masih dalam surat dakwaan JPU juga diuraikan, bahwa perbuatan keempat terdakwa ini dilakukan Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 04.30 Wib. Dua hari kemudian, Senin (26/4/2021) sekitar pukul 11.00 Wib, keempat terdakwa ini baru ditangkap polisi.
Lebih lanjut dalam surat dakwaan JPU dijelaskan, Sabtu (24/4/2021) sekitar jam 04.30 Wib, terdakwa Trie Dede Tornando, terdakwa Wawan Miftach Anugrah sepakat memakai narkotika jenis sabu-sabu. Lalu, keduanya sepakat membeli narkotika jenis sabu-sabu seharga Rp. 500 ribu dengan cara patungan.
Terdakwa Trie Dede Tornando menyerahkan uang sebesar Rp. 300 ribu untuk patungan beli sabu sedangkan terdakwa Wawan Miftach Anugrah menyerahkan uang Rp. 200 ribu.
Selanjutnya, terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftach Anugrah berangkat menuju daerah Jalan Kalimas Surabaya. Ditempat ini, terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftach Anugrah membeli Narkotika jenis sabu-sabu kepada Khoiri (DPO) sebesar Rp. 500 ribu.
Waktu membeli sabu-sabu, terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftach Anugrah mendapatkan dua bungkus plastik kecil berisi sabu-sabu.
Berhasil membeli narkoba dari Khoiri, kedua terdakwa tersebut kembali pulang ke kos mereka di jalan Kedung Anyar Surabaya.
Sesampainya ditempat kos, narkotika jenis sabu yang baru saja dibeli terdakwa Trie Dede Tornando dan terdakwa Wawan Miftah Anugrah itu kemudian dibuka dan dipakai untuk pesta sabu dengan terdakwa Herlina Wiwin Haniva dan terdakwa Angga Reza Eka Kurniawan. (pay)

Related posts