surabayaupdate.com
HEADLINE INDEKS

Terduga Otak Penembakan Aktivis Bangkalan Ditangkap Usai Setubuhi Anak Tirinya

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono. (FOTO : parlin/surabayaupdate)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono. (FOTO : parlin/surabayaupdate)

SURABAYA (surabayaupdate) – Meski Jatanras Polda Jatim sedang bekerja keras mengungkap penembakan Mathur Husyairi, Direktur LSM Center Islam For Democration (CIDe) Kabupaten Bangkalan, namun salah satu anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan yang ikut diamankan, terus didalami.

Ikut diamankannya Aldi Alfarisi (42), warga Desa Pekadan, Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan yang juga anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bangkalan ini, menarik perhatian penyidik.

Bagaimana tidak, saat polisi akan melakukan penangkapan terhadap Aldi, politisi dari Partai Gerindra ini sedang berduaan dengan seorang gadis dibawah umur. Belakangan diketahui bahwa, gadis itu berinisal LZD (16) putri seorang wanita yang pernah menjadi istri Aldi.

Lebih lanjut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono menjelaskan, dari hasil penyidikan yang sudah dilakukan, saat polisi melakukan penggerebekan di sebuah kamar hotel di Surabaya tempat Aldi dan LZD check in, pasangan mesum ini baru saja melakukan persetubuhan.

“ LZD ini adalah putri dari seorang wanita yang dulu pernah menikah dengan Aldi alias Kasmo. LZD baru berusia 16 tahun. Sebelum melakukan persetubuhan, Aldi baru saja mengajak LZD berkaraoke, “ ungkap Awi, Selasa (3/2).

Selain diperiksa atas dugaan pencabulan dengan anak di bawah umur, lanjut Awi, Aldi saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan sebagai otak penembakan Mathur Husyairi, anggota LSM antikorupsi Kabupaten Bangkalan. (pay)

 

Related posts

Ada Sembilan Point Yang Menjadi Alasan Penasehat Hukum Bambang Soejatmiko Ajukan Eksepsi

redaksi

Lima Dokumen Penting Kepailitan PT Kedap Sayaaq Hilang Atau Dihilangkan? Hakim Pemeriksa Perkara Dan Pengadilan Niaga Surabaya Menghindar

redaksi

Vanessa Angel Dan Avriellya Shaqqila Hanya Meminta Maaf Ke Publik, Ke Pihak Keluarga  Dan Orang Tua Malah Tidak

redaksi