SURABAYA UPDATE
EKONOMI & BISNIS HEADLINE INDEKS

Harga Bawang Putih Sudah Membebani Masyarakat, Presiden Diminta Turun Tangan Untuk Menstabilkannya

Aminullah, SH, MH, juru bicara Forum Komunikasi Pengusaha dan Pedagang Pangan. (FOTO : parlin/surabayaupdate.com)

SURABAYA (surabayaupdate) – Tingginya harga bawang putih di Indonesia beberapa hari ini mendapat kritikan dari beberapa pihak, salah satunya dari Forum Komunikasi Pengusaha dan Pedagang Pangan (FKP3). Akibat dari tingginya harga bawang putih tersebut membuat rakyat semakin menjerit. Ternyata, tingginya harga bawang putih itu juga dibarengi dengan tingginya beberapa harga komoditas lain seperti beras, garam dan beberapa komoditas lain.

Karena tingginya harga bawang putih di Indonesia tersebut, FKP3 meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk turun tangan menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok yang beranjak naik dan sangat membebani masyarakat, khususnya bawang putih.

Pernyataan ini diungkapkan Aminullah, juru bicara FKP3, Selasa (14/5). Lebih lanjut Aminullah mengatakan, dengan tingginya harga beberapa kebutuhan pokok termasuk harga bawang putih di Indonesia, jika tidak segera diatasi, akan membuat harga bawang putih makin mahal, begitu juga dengan harga kebutuhan pokok lainnya.

“Kami meminta kepada Presiden RI, Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) karena RIPH yang dikeluarkan Kementan ini benar-benar merugikan masyarakat dan membebani masyarakat seluruh Indonesia,” papar Aminullah.

Selain itu, lanjut Aminullah, FKP3 juga mendorong Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan investigasi atas naiknya harga bawang putih yang merugikan masyarakat ini. Berdasarkan harga yang dimiliki FKP3 dari investigasi harga di beberapa pasar di Indonesia ditemui fakta harga bawang putih hampir mencapai 100rb/kg di wilayah Jambi dan Bandung.

“Beberapa kota lainnya juga mengalami kenaikan seperti di wilayah Banten Rp.60.000/Kg, DKI Jakarta harga jual bawang putih mencapai 70.000/Kg, Surabaya harga jual bawang putih Rp. 35 ribu hingga Rp. 60.000/Kg, di Medan dan NTT harga jual bawang putih Rp. 70.000/kg,” ungkap Aminullah.

gambar ilustrasi bawang putih (FOTO : ilustrasi/istimewa)

Jika melihat harga bawang putih yang terus merangkak naik tersebut, sambung Aminullah, mengindikasikan adanya persaingan yang tidak sehat. Selain itu, harga bawang putih yang terus naik itu juga mengindikasikan adanya permainan kartel atau mafia bawang putih di Indonesia.

“Dengan ada kondisi harga bawang putih yg terus naik ini disebabkan kebijakan yang diambil Kementan sekitar tanggal 15 April 2019. Waktu itu, Kementan menerbitkan RIPH kepada delapan importir dengan kuota import sebasar 115.765 ton yang disetujui SPI-nya Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag),” kata Aminullah.

Secara tegas, Aminullah mengatakan, kenaikan harga bawang putih di Indonesia sejatinya tidak perlu terjadi apabila Kementan tidak menunda penerbitan RIPH yang seharusnya terbit pada bulan Desember 2018 paling lambat Januari 2019.

Hingga akhir Maret 2019, Kementan belum juga menerbitkan RIPH. Anehnya, menurut Aminullah lagi, Kementan baru menerbitkan RIPH tanggal 15 April 2019, sehingga tidak ada supplay bawang putih. Inilah yang mengakibatkan harga bawang putih melambung tinggi di beberapa wilayah di Indonesia.

FKP3 melalui Aminullah juga menyayangkan sikap Kementan yang hanya menerbitkan RIPH kepada delapan importir saja, dengan kuota yang fantastis, yaitu sebesar 115.765 ton. Penetapan kuota import sebanyak 115.765 ton untuk delapan importir tersebut juga sangat aneh dan janggal.

Aminullah juga mengkritisi kebijakan Kementan yang mendesak kepada importir untuk menjual bawang putih ke pedagang dengan harga Rp. 25 ribu/kg padahal harga bawang putih dari negara asal dikirim ke Indonesia dan sampai ke gudang importir Rp. 14-15 ribu/kg. Harga ini sudah termasuk biaya masuk sampai pelabuhan, biaya truk sampai ke gudang distributor. Ketentuan harga Rp. 14-15 ribu/kg tersebut diperoleh dari Pemberitahuan Import Barang (PIB).

Aminullah juga mencontohkan bawang putih yang dijual di China. Ketika ia bersama dengan beberapa tim berkunjung ke negeri tirai bambu tersebut diperoleh fakta jika disana harga bawang putih Rp. 3500/kg untuk kualitas biasa. Sedangkan untuk yang kualitas bagus dijual Rp. 5000/kg. Bawang putih jenis ini tidak akan dikirim atau dieksport ke Indonesia. (pay)

Related posts