Danrem 081/DHIROTSAHA JAYA Buka Latnis Dan Lattis Tim Intel TA 2014

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Czi M. Reza Utama, menyematkan tanda peserta pada pembukaan latihan Latnis dan Lattis. (FOTO : penrem/surabayaupdate.com)

Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Czi M. Reza Utama, menyematkan tanda peserta pada pembukaan latihan Latnis dan Lattis. (FOTO : penrem/surabayaupdate.com)

MADIUN (SurabayaUpdate) – Untuk mewujudkan kesamaan visi dan pola tindak di lapangan, khususnya menyangkut stabilitas keamanan negara, Komando Resort Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya mengggelar Latihan Teknis Intelijen (Latnis) dan Latihan Taktis Intelijen (Lattis) Tim Intel Korem 081/Dhirotsaha Jaya tahun ajaran 2014.

Pembukaan Latnis dan Lattis tim Intel Korem 081/Dhirotsaha Jaya ini dilaksanakan di lapangan apel Unit Intel Rem 081/DSJ Mojorejo-Kota Madiun, diikuti seluruh personil Intel/Timintel Korem 081/Dhirotsaha Jaya. Menjadi Komandan Upacara (Danup) pada pembukaan latihan Latnis dan Lattis ini adalah Kapten Inf Kustono yang menjabat sebagai Dantimintel Rem 081/DSJ.

Dalam sambutannya, Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Czi M. Reza Utama, yang membuka latihan Latnis dan Lattis ini mengatakan, dengan berakhirnya seluruh proses pemilihan Presiden 2014 Kamis (21/8) malam, tepatnya pukul 20.44 wib, dimana Ketua Majelis Hakim Konstitusi mengetuk palu untuk menandai berakhirnya sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dan memutuskan menolak seluruh gugatan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

“Untuk itu, sebagai aparat intelijen, harus terus memonitor perkembangan maupun dinamika situasi di daerah dengan melaporkan secara cepat, tepat dan benar terhadap hal-hal yang menonjol sehingga dapat diambil langkah-langkah yang tepat bila terjadi gejolak akibat egoisme para pendukung yang merasa tidak puas atas hasil yang ditetapkan majelis hakim konstitus, “ ujar Reza.

Sebagai personel intelijen, sambung Reza, kita semua harus selalu peka dan waspada serta selalu mengikuti perkembangan situasi setiap saat dilingkungan kita. Diketahui pula, bahwa akhir-akhir ini semakin meningkatnya aksi organisasi ISIS yang menyebarkan pengaruhnya di Indonesia. Akibatnya akan berpengaruh terhadap stabilitas nasional dan mengancam keutuhan NKRI.

“Cermati dan waspadai setiap dinamika yang terjadi sehingga kita akan dapat mengantisipasi dampak negatif dari ISIS tersebut. Pedomani amanah dalam undang-undang TNI nomor 34 Tahun 2004 yaitu pada tugas pokok TNI, diantaranya membantu tugas pemerintahan di daerah dan membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta mengatasi aksi terorisme, “ pungkas Reza.

Dengan dibukanya latihan Latnis dan Lattis timintel Korem 081/DSJ ini, Reza pun berharap kepada seluruh personil intel Korem 081/DSJ dan jajarannya, untuk melaksanakan latihan ini dengan serius dan sungguh-sungguh agar sasaran latihan dapat terpenuhi dan terwujud dengan baik serta dapat dijadikan sebagai wahana untuk meningkatkan kemampuan profesionalitas dan disiplin Personel Tim Intel Korem 081/DSJ.

Pada kesempatan ini, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Czi M. Reza Utama menyematkan tanda peserta latihan kepada perwakilan penyelenggara yaitu Kapten Inf Leo Eustatius dan perwakilan peserta atas nama Sertu Supriyanto. (Ls/pay)